Thursday, 22/04 17:07:19
Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia meluncurkan buku digital berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2020.

Home > Daerah > Ketapang

10 Forkopimda dan Nakes di 13 Puskesmas Ketapang Jalani Vaksinasi Perdana

17 Feb 2021, 19:39 WIB
Pejabat Forkopimda Ketapang Laksanakan Vaksinasi Tahap Pertama Cegah Sebaran COVID 19 di Kabupaten itu.(Ist/Humpro Ketapang)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Kadis Kesehatan Ketapang, yang juga merupakan jubir satgas penanganan Covid-19 Ketapang, H. Rustami mengatakan vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Ketapang yang dilaksanakan 2 Februari 2021 itu diperuntukan kepada 10 pejabat Forkopimda dan nakes di 13 puskesmas wilayah pesisir Ketapang.

"Vaksinasi perdana rencananya akan dilakukan besok, 2 Februari 2021 pukul .08.00 Pagi. Akan ada 10 orang pejabat Kabupaten Ketapang yang akan disuntik vaksin. Jika yang bersangkutan memiliki kondisi kesehatan yang baik dan tidak ada penyakit penyerta, pejabat unsur Forkopimda dan Pejabat Pemda akan divaksinasi." paparnya.

“Vaksinasi tahap pertama ini hanya akan diberlakukan untuk tenaga kesehatan secara serempak di puskesmas masing – masing yang berada di 13 Puskesmas wilayah pesisir, mulai dari Kuala Satong hingga Kendawangan,” tambahnya

Baca Juga : Pemda Ketapang Apresiasi Forum Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Guna Peningkatan IPM 

Baca Juga : Husnan Terangkan Prioritas Disperindag Ketapang, Bangun dan Percepat Revitalisasi Pasat Rakyat

Ia juga menjelaskan bahwan vaksinasi tahap kedua akan dilakukan 14 hari setelah vaksinasi tahap pertama dilaksanakan.

Bupati Ketapang Martin Rantan menghimbau masyarakat agar tidak takut di vaksin, sebab vaksin yang digunakan sudah tersertifikasi Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM) dan dinyatakan halal oleh MUI, sehingga tidak ada alasan rasional untuk menolak vaksinasi. Selain itu, ia meminta masyarakat tidak mudah percaya dan membagikan informasi – informasi keliru atau berita bohong (hoax) seputar vaksin COVID – 19. agar masyarakat yang menjadi sasaran vaksinasi tidak takut dengan vaksin tersebut, sebab menurut beliau sudah tersertifikasi oleh BPOM, terlabeli halal oleh MUI sehingga menurut beliau lagi, tidak ada alasan rasional untuk menolak vaksinasi.

Bupati juga berharap, berdasarkan hal-hal diatas, agar setiap masyarakat Ketapang tidak mempercayai atau membagikan informasi-informasi keliru atau hoax seputar vaksin Covid - 19 tersebut.*/ans

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Humpro Ketapang