Materi PKn SMA Kelas 10 Semester Ganjil Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Home > Ketapang

Adi Supriadi Sebut Ketapang Perlu Ada Pameran Pendidikan Siswa dan Guru SMK

01 Jul 2022, 12:05 WIB
Ilustrasi Pameran.(Ist)

EDUKASIBORNEO, KETAPANG – Coach Adi Supriadi mengatakan bahwa, perlunya secara rutin Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang mengadakan pameran pendidikan produk siswa dan guru SMK Se-Kabupaten Ketapang.

“Berdasarkan data yang coba dilakukannya di Kabupaten Ketapang, sudah ada 22 SMK dengan berbagai jurusan. Hal ini cukup bagus untuk melihat kualitas siswa dari setiap jurusan, karya-kayar nyata dengan tentunya berbahan baku menggunakan potensi lokal Ketapang Kalimantan Barat,” ujarnya kepada jurnalis Edukasi Borneo Jumat, 1 Juli 2022.

“Setiap SMK di Ketapang, harus memiliki Speasialis unggulan, tidak semua jurusan yang ada tetapi satu jurusan saja dan itu mengahasilkan karya, itu yang terjadi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah,” ungkapnya yang sejak 2015 mengisi Training di SMK-SMK di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah hingga DIY Yogyakarta itu.

Pria kelahiran Ketapang sekaligus Mentor Para Perajin dan UMKM di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat itu menuturkan bahwa, SMK Teknik Mesin bisa memerkan mesin-mesin sederhana yang diciptakan, setidaknya mesin yang bisa membantu para Perajin Anyaman dan Sulam diberbagai desa di Kabupaten Ketapang.

“Misalnya SMK Jurusan Pertanian dengan hasil riset pertanian, SMK Fashion dengan hasil karya fashion berbahan baku alam,” sebutnya.

Baca Juga : Gempabumi Berkekuatan 5 Magnitudo Guncang 3 Wilayah di Ketapang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami


Founder Pasarketapang.com ini juga akan mengangkat produk-produk Asli Ketapang jika disebarluaskan oleh media.

Ia menuturkan bahwa, dalam ajang Pameran Pendidikan SMK Se-Kabupaten Ketapang dapat digali talenta-talenta yang beragam.

“Jika ada SMK dengan Jurusan Tata Busana, bisa mengembalikan kejayaan Batik Kayong, Batik era Kerajaan Matan Tanjungpura untuk diolah kembali menjadi Batik Nasional sebagai bagian dari kekayaan budaya serta sumber Ekonomi, Jika permintaan tinggi maka bisa dbuatkan satu desa khusus memproduksi Batik Kayong,” sebutnya.

Harus ada yang peduli, semoga ide ini bisa disambut Pemerintah Kabupaten Ketapang khususya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Jika SMK-SMK Di Ketapang bisa memproduksi produk dari kekayaan Alam Negeri Kayong ini, bukan mustahil seperti di Kudus, Perusahaan Besar seperti PT Djarum menjadi sponsor utama pembangunan fasilitas di setiap SMK di Kabupaten Kudus. Tentunya dengan speasiliasi masing-masing SMK, Seperti Garment, Tata Boga, Tata Busana, Otomotif, Permesinan, Perhotelan, Pariwisata dan jurusan SMK Lainnya,” ungkapnya.

“Semoga inisiasi ini bisa terlaksana, 22 SMK di Kabupaten Ketapang sangat banyak, dan yakinlah ada potensi-potensi lokal yang bisa diangkat untuk mengangkat perekonomian masyarakat dari karya-karya yang diciptakan oleh Siswa dan Guru SMK,” pungkasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : *
Sumber : Edukasi Borneo