Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > News

Aktif di Palang Merah dan Hibur Anak-Anak, Kiprah Nyata Mendiang Ratu Elizabeth II Selama Perang Dunia II

09 Sep 2022, 11:03 WIB
Mendiang Ratu Inggris Elizabeth II

EDUKASI BORNEO - Ratu Inggris Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis 8 September 2022 waktu setempat.

Kabar tersebut pertama kali dilansir oleh akun twitter The Royal Family.

“The Queen died peacefully at Balmoral this afternoon,” cuit akun twitter The Royal Family.

Ratu Elizabeth dikabarkan memang mengalami penurunan kesehatan beberapa waktu belakangan.



Sebelum kesehatanya semakin memburuk, Ratu Elizabeth II juga sempat menerima kunjungan Lizz Truss di Balmoral yang baru saja terpilih sebagai perdana menteri Inggris.

Beberapa keterangan yang dihimpun Lizz Truss juga sempat mengkhawatirkan kesehatan dari Ratu Elizabeth.

Ratu Elizabeth II memiliki nama lengkap Elizabeth Alexandra Mary, Lahir di London pada 21 April 1926.

Sekitar lima tahun sebelum naik takhta, Elizabeth melangsungkan pernikahan dengan pengeran Philip pada tahun 1947. Dari pernikahan tersebut Elizabeth dan Philip dianugrahi tiga anak yakni Charles, Anne dan Andrew.

Selain memimpin kerjaan Inggris, Elizabeth juga pernah aktif di Organisasi Kemanusian Palang Merah.

Disana ia aktif memberikan bantuan selama Perang Dunia II tengah berkecamuk.

Pada tahun 1940, Elizabeth yang pada saat itu berusia 14 tahun melakukan siaran radio pertamanya dalam program BBC Children's Hour.

Ketika program tersebut berlangsung Elizabeth menyalami dan menghibur anak-anak lain yang telah di evakuasi dari kota.

Kala itu Putri Elizabeth mengatakan bahwa Kita harus berusaha melakukan semua yang kita bisa untuk membantu pelaut, tentara dan penerbang kita yang gagah berani, dan kita juga harus berusaha menjauhkan diri dari bahaya dan kesedihan perang. Kita tahu, setiap orang dari kita, bahwa pada akhirnya semuanya akan baik-baik saja. (*)

 

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Edukasi Borneo