Thursday, 23/09 05:47:09
Bupati Kayong Utara, Kalimantan Barat, Citra Duani menyampaikan bahwa penerbitan penetapan lokasi rencana bandara baru di daerahnya telah ditandatangani oleh Menteri Perhubungan.

Home > Daerah > Sambas

Bupati Sambas Minta Masyarakat Tetap Tenang Meski Zona Merah COVID-19

04 Aug 2021, 19:48 WIB
Bupati Sambas, Satono (Ant)

EDUKASIBORNEO, SAMBAS - Bupati Sambas, Satono meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat mengingat saat ini daerah tersebut masuk zona merah resiko penularan COVID-19.

“Menjalankan protokol kesehatan adalah proteksi diri yang utama. Masyarakat Kabupaten Sambas tetap renang, jangan panik, protokol kesehatan 5M harus tetap dijalankan,"  ujar Bupati Sambas, Satono saat dihubungi di Sambas, Rabu 4 Agustus 2021.

Satono menekankan, agar masyarakat selalu pakai masker saat beraktivitas di luar ruangan kemudian menghindari kerumunan.  Menurutnya, hal itulah yang paling pertama dan utama dilakukan dalam menjaga diri dari paparan COVID-19.

Baca Juga : Bupati Sambas Minta Orang Tua Batasi Anak Keluyuran Saat Pandemi

"Saya tegaskan, saat beraktivitas di luar ruangan wajib mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas tidak perlu (5M)," katanya.

Untuk sementara tempat usaha boleh buka seperti biasa namun harus memperhatikan protokol kesehatan ketat.

"Silahkan buka seperti biasa. Tapi ingat syaratnya adalah prokes ketat. Jangan sampai karena kelalaian pemilik usaha membuat kita semakin sulit mengendalikan pandemi ini," katanya. 

Satono mengatakan penyaluran bantuan sosial (bansos) beras dan uang tunai harus dipercepat kepada penerima sesuai data dari Kementerian Sosial RI, mengingat Sambas sedang zona merah resiko penularan COVID-19.

Satono tidak ingin masyarakat menunggu terlalu lama bantuan yang seharusnya segera dimanfaatkan setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut.

Baca Juga : Bupati Sambas Serahkan Bantuan Beras Dampak PPKM

"Bantuan beras dan uang tunai harus segera disalurkan sesuai dengan data penerima dari Kemensos RI. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan menunggu terlalu lama," katanya.

Satono mengatakan, masyarakat harus membangun optimisme di tengah situasi pandemi ini. Bahkan saat zona merah sekalipun.  Ia tak ingin masyarakat terpaku dengan status zona merah, fokus meningkatkan imunitas tubuh dengan konsumsi makanan kaya vitamin.

"Mari kita bangun optimisme, jangan lupa tingkatan imunitas tubuh dengan banyak konsumsi vitamin C, seperti buah jeruk. Jangan lupa berdoa juga. Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT," katanya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara