Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Edukasi

Cara Mudah Menyusun Artikel Ilmiah Menggunakan PKG dan PTK

21 Sep 2022, 15:06 WIB
Ilustrasi Buku.(ebc/freepik)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan dua dari tugas sekaligus fungsi dari jabatan fungsional yang dimiliki guru sesuai dengan jenjang yang dimilikinya.

PKG dirancang dalam rangka mewujudkan profesionalitas guru yang sesuai dengan kualitas dan kompetensi yang bermutu.

Pada implementasinya, terdapat tiga prinsip dasar yang perlu diperhatikan oleh guru, diantaranya adalah Valid, Reliable, dan Praktis.

Valid artinya guru dalam pengerjaan atau penyusunan PKG tidak terdapat informasi yang dimanipulasi.

Semua data bersifat objektif dan berdasarkan fakta lapangan. Reliable berarti kualitasnya baik dan mampu teruji sesuai data yang ada.

Sedangkan untuk Praktis, maknanya adalah tepat sasaran dan tidak bertele-tele.

Sehingga sejak awal penyusunan, guru dapat dengan mudah untuk meningkatkan kompetensi maupun mengevaluasi pembelajaran yang dilaksanakan.

Namun, perlu diketahui juga bahwa guru memiliki fungsi utama dalam menyusun Penilaian Kinerja Guru, yaitu:

1. Menilai Kemampuan Guru

Kemampuan dalam menerapkan semua kompetensi selama proses pembelajaran, pembimbingan di dalam kelas, atau pelaksanaan tugas tambahan selama pelaksanaan belajar-mengajar yang sesuai dengan fungsi dan tujuan sekolah.

2. Menghitung Angka Kredit Guru

Angka kredit guru adalah angka yang diberikan berdasarkan penilaian atas prestasi yang telah dicapai sesuai dengan butir rincian kegiatan yang dipergunakan sebagai salah satu syarat pengangkatan atau kenaikan pangkat dalam jabatan guru.

Penyusunan PKG ini juga dapat diimplementasikan pada hal-hal lain yang berhubungan, misalnya adalah pembuatan Artikel Ilmiah.

Artikel Ilmiah merupakan suatu produk karya tulis yang berisi hasil penelitian terhadap suatu hal, aktivitas maupun barang tertentu.

Pada penyusunannya, artikel ilmiah ini dapat menjadi bukti aktivitas diluar kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru.

Baca Juga : Desain KTI Inovatif Dalam PTK dan PTS


Bukti Aktivitas Akademik di Luar Pembelajaran di Kelas

Menurut PERMENPAN-RB Nomor 16 Tahun 2009, terdapat beberapa jenis kegiatan diseminasi keilmuan yang dapat dijadikan sarana untuk menerbitkan suatu karya ilmiah, diantaranya adalah:

1. Presentasi pada Forum Ilmiah

Menjadi pembicara atau narasumber pada suatu forum ilmiah seperti Kuliah Umum, Seminar Nasional/Internasional, Konferensi hingga Lokakarya dapat menjadi suatu rekam dari diskusi ilmiah yang dilaksanakan.

2. Publikasi Hasil Penelitian pada Bidang Pendidikan Formal

Membuat makalah tertulis, laporan penelitian di sekolah formal, hingga artikel pendidikan yang akan dimuat pada jurnal yang sifatnya regional maupun nasional dapat juga menjadi opsi untuk penerbitan karya ilmiah yang dibuat.

3. Penerbitan Buku Ajar, Buku Pengayaan, dan Panduan Guru

Buku maupun panduan yang disusun telah memiliki keterangan lolos penilaian BSNP dan memiliki ISBN tentu dapat menjadi nilai tertentu karena penggunaannya yang diakui oleh Dinas Pendidikan Provinsi.

Namun, sebenarnya apakah mungkin menyusun artikel ilmiah menggunakan PKG? Tentu bisa saja dan sah-sah saja apabila diaplikasikan sebagai objek penelitian.

Sesuai dengan prinsip penelitian pada umumnya, tentu harus dipastikan metode penelitian dan pendekatan yang dilakukan, subjek maupun objek penelitian terkait, dan sumber rujukan yang berhubungan dengan penelitian.

Misalnya penelitian untuk meneliti aktivitas PKG di satuan pendidikan PAUD.

Maka objek yang dijadikan sebagai studi kasus adalah seluruh aktivitas pembelajaran di PAUD dan subjeknya adalah guru yang mengajar.

Penelitian yang dilakukan biasanya menggunakan kualitatif deskriptif. Hal ini karena berhubungan dengan bagaimana pengolahan data dan cara mendapatkan data penelitian.

Baca Juga : Beasiswa Fully Funded ke Irlandia Tanpa Batasan Umur ke Irlandia Telah Dibuka

Rumusan masalah akan menjelaskan bagaimana siswa mengikuti pembelajaran berdasarkan arahan guru yang mengajar, peningkatan kompetensi guru dari aspek pedagogik, sosial, dan profesional harus diterangkan dengan jelas.

Hasil penelitian ini akan memberikan keterangan dengan jelas bagaimana prioritas masalah ditinjau dan diberikan solusi dari permasalahan yang dirumuskan.

Penyusunan Artikel Ilmiah Menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Penelitian Tindakan Kelas adalah Penelitian yang dilakukan di dalam kelas dengan menggunakan suatu tindakan dalam rangka meningkatkan kualitas proses belajar mengajar agar memperoleh hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas tentu harus meliputi rangkaian kegiatan yang ada, yaitu Perancanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi, dan Refleksi.

Dimana secara detail dijelaskan sebagai berikut:

Perencanaan, dalam tahap ini penyusunan Silabus, Rencana Pembelajaran, Sistem Penilaian dan Instrumen Penilaian menjadi langkah awal penelitian yang perlu disiapkan guru dalam menyusun karya ilmiah.

Pelaksanaan Tindakan, artinya adalah pada tahap ini siswa akan diberikan tugas singkat dan dapat diselesaikan dengan cara diskusi kelompok.

Observasi, merupakan tindakan yang dilakukan oleh peneliti dengan mengamati kecermatan dan aktivitas siswa dalam pembelajaran dari tahap-tahap yang sudah dijelaskan.

Refleksi, dapat juga dikatakan sebagai post test dengan tujuan untuk menjadi dasar perbaikan dan perubahan pada rencana rencana analisis mendatang.

Demikian penyusunan artikel ilmiah melalui Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Semoga bermanfaat.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Edukasi Borneo