Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Edukasi

Contoh Karya Inovatif Sebagai Syarat Kenaikan Pangkat Dalam Pengembangan Profesionalisme Guru

19 Sep 2022, 07:39 WIB
Ilustrasi Karya Kreatif.(ebc/freepik)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Guru sebagai seorang pendidik tentunya harus mampu memberikan manfaat yang besar pada peserta didiknya.

Sehingga, guru sangat dituntut untuk bisa memberikan terobosan baru pada para siswanya atau pada siswa di tingkat nasional pada umumnya.

Karena pentingnya terobosan tersebut maka dijadikan sebagai bahan atau pertimbangan untuk kenaikan pangkat seorang guru.

Ada beberapa contoh terobosan yang bisa dilakukan agar para peserta didik mampu mengembangkan skill atau kecerdasan yang dimiliki.

Lingkup terobosan atau karya tersebut tentu tidak dibatasi hanya berupa tulisan tetapi bisa berupa apapun.

Syarat utama karya tersebut tentunya bisa memberikan manfaat yang besar bagi para peserta didik atau masyarakat umum.

1. Bidang Teknologi

Dalam menghasilkan suatu karya melalui teknologi tentunya tidaklah sulit karena semuanya sudah bisa dilakukan menggunakan media internet.

Sehingga, para guru bisa saja memanfaatkan kemampuannya untuk membuat video tentang bidang dia saat mengajar.

Bentuk bidang yang dikuasai ini bisa saja diunggah di Youtube, Instagram ataupun media lainnya.

Dengan cara seperti ini tentunya bisa saja materi tersebut bermanfaat untuk peserta didik dan ini bisa meningkatkan kredit dalam pengembangan keprofesian.

Tidak hanya itu, para guru juga bisa menemukan terobosan baru yang mungkin benda ini bisa bermanfaat untuk petani, pengusaha, dan yang lainnya.

Dengan hadirnya benda tersebut tentu akan mampu memberikan manfaat dan juga bisa dijadikan bahan untuk kenaikan pangkat.

Baca Juga : Implementasi Kurikulum Merdeka: Tantangan Profesionalisme Bagi Guru


2. Dalam Bentuk Karya Seni

Karya seni ternyata juga bisa bisa dijadikan media untuk bisa menaikkan pangkat guru di masa mendatang.

Pihak dinas pendidikan tidak membatasi karya seni ini bisa dalam bentuk apapun baik tulisan, seni rupa ataupun musik.

Jika dalam tulisan, bentuk karya seni tersebut juga bisa berupa puisi, novel atau karya sastra yang lainnya.

Sedangkan dari sisi seni rupa juga bisa poster, animasi dan sejenisnya yang tentu ada kaitannya dengan karya di atas.

3. Alat Peraga

Di masa sekarang, seorang guru tentu harus bisa berpikir untuk menemukan alat yang tepat agar apa yang disampaikan bisa diserap dengan mudah oleh siswa.

Alat peraga tersebut tentunya bisa berupa apapun termasuk di dalamnya adalah animasi. Bentuk animasi atau gambar umumnya akan lebih diterima dan mudah diserap oleh siswa daripada hanya penjelasan biasa atau tulisan.

Dengan ini, para guru tentu bisa membuat animasi tersebut dan ini juga akan menjadi ladang pahala sekaligus mampu menaikkan pangkat.

Dalam kaitannya tentang karya ini intinya tidak lain adalah para guru dituntut untuk bisa mengembangkan skill dan tidak hanya monoton mengajar saja.

Dengan cara seperti ini tentunya akan mampu memberikan manfaat yang lebih besar pada siswa.

Saat ini, banyak media yang bisa dan mampu membuat guru untuk mengembangkan skillnya apalagi sekarang internet bisa di akses dengan mudah.

Dengan media tersebut tentunya bisa memberikan kontribusi baik berupa pembuatan video, animasi dan sebagainya. 

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Edukasi Borneo