Wednesday, 27/10 16:40:35
Satuan tugas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) Batalion 500 dan TDM Batalion 602 memperkuat kerja sama pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Home > Daerah > Sanggau

DLH Sanggau Gerak Cepat Minta Perusahaan Mengelola Limbah B3

12 Aug 2021, 11:51 WIB
Gudang Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau.(Ist/prokopim sanggau)

EDUKASIBORNEO, SANGGAU - Kepala Seksi Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Slamet Rahardjo mengatakan perusahaan harus melakukan pengelolaan limbah B3 dengan baik yang dapat dilakukan dengan menerapkan 4 metode.

“Perusahaan yang melakukan operasional baik perusahaan pengolahan hasil perkebunan, tambang maupun jasa perbengkelan yang menghasilkan Limbah B3, haruslah dapat mengelola dengan baik, seringkali kami temukan di lapangan masih ada beberapa perusahaan yang pengelolaan  Limbah B3 belum dilakukan secara baik dan benar sesuai standard yang disyaratkan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan 4 metode yang dapat dilakukan itu.

"Metode dalam pengolahan limbah B3 itu antara lain metode stabilisasi dan solidifikasi, metode insenerasi serta metode Bioremediasi dan vitoremediasi," tuturnya.

Baca Juga : WARGA Kecamatan Meliau, Sanggau Proaktif Ikuti Vaksinasi Rabies Pada Hewan Peliharaan

Baca Juga : Pemkab dan Tim Gabungan Galakkan Vaksinasi Hewan Penular Virus Menuju Sanggau Bebas Rabies 2024

Untuk menerapkan metode pengolahan limbah B3, tentunya dibutuhkan peralatan dan pengetahuan khusus. Keahlian dalam mengolah limbah juga sangat penting.

Meski demikian, untuk mendapatkan semua itu tentu membutuhkan investasi yang tidak sedikit.

Besarnya jumlah investasi itulah yang pada akhirnya mendorong perusahaan untuk mengambil jalan pintas dan membuang limbahnya begitu saja.

Dia menerangkan bahwa penanganan limbah itu sudah menjadi tanggung jawab pihaknya.

“Penanganan limbah B3 sudah tugas Seksi Limbah di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, kami lakukan pembinaan dan monitoring seperti yang kami lakukan beberapa waktu lalu ke berbagai perusahaan yang berinventasi di Kabupaten Sanggau” tuturnya.

“Untuk itu, kegiatan pembinaan, pemantauan dan monitoring sangat penting dilakukan dengan tujuan agar dapat mengetahui pengelolaan limbah B3 yang dilakukan oleh perusahaaan-perusahaan yang ada,” tukasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Prokopim Sanggau