Materi PKn SMA Kelas 10 Semester Ganjil Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Home > Edu Politik

Fokus Anies Baswedan Presiden 2024, Pengamat Politik Adi Supriadi Sebut Besar Harapan Rakyat Padanya

24 Oct 2022, 08:40 WIB
Pengamat Masalah Sosial Politik dan Keagamaan, Adi Supriadi.(Ist)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

“Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik dari pada yang terbaik. Inilah akhir Nasdem memberikan seorang sosok Anies Baswedan,” ujar Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin, 3 Oktober 2022 lalu.

Sebelumnya, Ketua Umum NasDem Surya Paloh menegaskan bahwa, partainya memberikan otoritas penuh kepada Anies selaku capres 2024 untuk memilih cawapres yang akan mendampinginya di Pemilu Presiden 2024.

Merespon hal tersebut, Pengamat Masalah Sosial Politik dan Keagamaan di Indonesia, Adi Supriadi mengapresiasi langkah Anies Baswedan yang dicalonkan memalui Partai Nasdem, bahkan berharap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat segera melakukan hal yang sama untuk Anies.  

Baca Juga : Hadapi Resesi Dunia, Akademisi Sebut Dampaknya Untuk Indonesia Bukan Hanya Ekonomi Tapi Krisis Keamanan Nasional


Hal itu sejalan dengan harapan banyak masyarakat di berbagai daerah, Bahkan sebagian besar menyatakan tidak akan memilih Partai yang tidak menjadikan Anies Baswedan sebagai Presiden dikontestasi Pilpres 2024.

Sebagaimana yang disampaikan Adi Supriadi di jejaring media sosialnya @coachaddie_off Selasa, 4 Oktober 2022 lalu.

Saat ini semua mata tertuju pada Partai Nasdem, walau memang agak mengherankan karena Surya Paloh adalah orang masih ada dalam lingkaran koalisi Jokowi saat ini.

Tadinya kita menduga PKS dan Partai Demokrat yang memang selama ini menjadi lawan politik Jokowi dan Anies sebagai figur yang berbeda dengan Jokowi, sepertinya PKS dan Partai Demokrat lah yang seharusnya mengambil Anies sebagai calon presiden 2024.

Kita berharap rencana koalisi Partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat benar-benar terjadi pada November 2022 mendatang.

“Bukan soal antitesa Jokowi saja, memilih Anies Baswedan lebih kepada menyelamatkan bangsa dan negara ini serta memutus mata rantai kerusakan yang terjadi selama ini, walau kita yakin kekuatan rakyat bisa mengubah peta politik 2024, tetapi kekuatan uang oligarki untuk membeli suara rakyat sebagaimana terjadi pada pemilu 2014 dan 2019 juga kuat, belum lagi sistem yang barangkali sudah dikuasai partai penguasa saat ini,” ujar Yudha.

Aktivis Penggiat Media Sosial dan Jurnalis itu menyatakan bahwa, intinya posisi Anies pada Pilpres 2024 sangat berpengaruh besar mengubah peta politik.

Walaupun PSI atau PDI-P membuat propaganda anti politik identitas, atau anti politik aliran untuk menolak Anies selama ini, justru pernyataan ini kembali kepada PSI dan PDI-P yang sesungguhnya menjalankan politik identitas dan politik aliran.

Merasa paling pancasila dan paling NKRI sehingga yang lain tidak, itu adalah Identitas dan itu aliran.

Baca Juga : Pengembangan SDM Muda, OMG Kota Pontianak Gelar Pelatihan Pengolahan Lidah Buaya

Sejauh ini, relawan yang kuat di lapangan itu adalah Relawan Anies Baswedan dan kompetitor utama Anies adalah Ganjar Pranowo.

Sedangkan tokoh-tokoh lain lanjut Coach Addie seperti Puan Maharani, Erick Tohir, Muhaimin Iskandar, Airlangga dan lain-lain itu baru menghias media sosial, tetapi koordinasi lapangan belum terlalu kuat.

Saat ini yang paling kuat di akar rumput adalah Anies Baswedan dan kompetitor kuatnya Ganjar Pranowo.

Tugas berikutnya dari koalisi yang menjadikan Anies bakal calon presiden adalah wakilnya.

Sebab, wakil akan menentukan juga tingkat elektabilitasnya dalam Pemilu 2024 mendatang.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Edukasi Borneo