Wednesday, 27/10 17:45:52
Satuan tugas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) Batalion 500 dan TDM Batalion 602 memperkuat kerja sama pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Home > Kabar Pendidikan > Kabar Kampus

Gerakan UI Mengajar Galang Dana Bantu Sekolah di Pelosok Negeri

26 Jul 2021, 10:53 WIB
Tangkapan layar suasana Charity Webinar Volume 1 bertema “Preparing a Bright Future” yang digelar Gerakan UI Mengajar 11 pada Sabtu (24/7/2021) (Ant)

EDUKASIBORNEO, JAKARTA - Gerakan UI Mengajar 11 (GUIM 11) melangsungkan webinar penggalangan dana bertemakan Preparing a Bright Future, yang hasilnya akan disalurkan untuk memenuhi keperluan sekolah di daerah pelosok.

Pada acara yang digelar belum lama ini tersebut, terkumpul donasi yang akan digunakan untuk membantu sekolah yang berada di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Knowledge atau ilmu itu merupakan kekuatan kita dan tidak ada yang bisa mengambil kekuatan itu dari kita," ujar Vice Project Officer GUIM 11 Adinda Yusra dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin 26 Juli 2021.

Baca Juga : 5 Mahasiswa UB Buat Body Lotion Dari Daun Kelor dan Kulit Ikan Patin Cegah COVID-19

Webinar yang diikuti oleh 90 partisipan dari berbagai institusi itu menghadirkan dua pembicara milenial yang membahas seputar beasiswa dan dunia kerja.

Sesi pertama diisi oleh Dara Nasution. Perempuan yang akrab disapa Dara itu saat ini tengah menempuh pendidikan di Blavatnik School of Government, University of Oxford dengan beasiswa.

Dalam paparannya, Dara menjelaskan tentang keuntungan dari mendahulukan bekerja setelah lulus sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dara lalu menekankan kepada para peserta yang hadir untuk selalu menemukan tujuan dari apapun keputusan yang diambil.

Dalam kesempatan itu, Dara juga membagikan informasi seputar beasiswa mulai dari jenis hingga tips dan trik untuk mendapatkannya. Dirinya turut berkisah tentang pengalamannya saat memperjuangkan beasiswa.

Pada sesi kedua, giliran Fauzan Al-Rasyid yang memaparkan tentang perjalanan karir dan serba serbi dunia kerja.

Baca Juga : Kemendikbudristek Buka Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2021

Fauzan yang selama sembilan tahun terakhir sudah menempuh perjalanan karir dalam berbagai bidang mulai dari dosen di Universitas Indonesia hingga editor di Russia Beyond itu menekankan pentingnya passion sebagai penunjang untuk lebih fokus dan kreatif dalam bekerja.

Dalam paparannya, Fauzan juga menyinggung tentang kesalahan yang kerap kali ditemukan pada fresh graduate saat memulai perjalanan karir dan memberikan solusi atas masalah tersebut.

Gerakan UI Mengajar sebagai gerakan pengabdian masyarakat yang menyasar pendidikan menjadikan pendidikan sekolah dasar sebagai sasaran kegiatan utama.

Gerakan UI Mengajar yakin bahwa melalui kegiatan ini, mahasiswa akan semakin termotivasi untuk fokus menempuh pendidikan sehingga nantinya dapat berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara