Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > News

Guru dan Murid SMPN 07 Satap Mendaki Bukit Akses Jaringan Internet Demi Ikuti Assesmen Nasional

12 Oct 2021, 21:59 WIB
Tim dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kemendikbud Ristek meninjau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021 di SMP Negeri 1 Kota Madiun, Jatim, Rabu 6 Oktober 2021.(Ant)

EDUKASIBORNEO, MELAWI – Demi ikuti pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) guru dan siswa SMPN 07 Satap Menukung, di Desa Laman Mumbung, Kecamatan Menukung rela mendaki bukit mengakses internet.

Ketua Asesmen Nasional (AN) Kalimantan Barat, Mujiono mengapresiasi semangat guru dan siswa karena harus naik ke bukit untuk mendapatkan sinyal internet agar tetap bisa melaksanakan asesmen nasional.

"Kami memberikan apresiasi, tapi sebelumnya sudah kami sampaikan, sekolah yang terkendala sarana dan prasarana untuk mengikuti asesmen bisa menumpang di sekolah terdekat," ujarnya Selasa 12 Oktober 2021.

Baca Juga : Terkendala Sarpras dan Jaringan Internet Masih Banyak Sekolah di Kalbar Tak Maksimal Ikuti ANBK

Dirinya mengungkapkan tidak semua sekolah mengikuti asesmen yang digelar sebagai pengganti Ujian Nasional. Kondisinya disebabkan infrastruktur yang belum memadai, seperti listrik dan internet yang belum masuk.

Saat ini masih berlangsung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk jenjang pendidikan SMP dan MTs. Sementara untuk SMA maupun SMK, pelaksanaannya sudah selesai, sedangkan untuk SD akan digelar November mendatang.

Dirinya mengungkapkan bahwa, masih banyak sekolah yang belum lengkap sarana dan prasarananya, seperti komputer dan dukungan internet, bisa menumpang di sekolah terdekat yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

Sementara ada sekolah yang sudah memiliki kelengkapan fasilitas tapi tidak didukung dengan sinyal internet yang memadai.

"Terkadang jika dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan jika menumpang ke sekolah terdekat lebih besar, sehingga solusi bagi mereka asesmen dilakukan di bukit," terangnya.

Baca Juga : 20 Juta Bonus Untuk Atlet Tarung Derajat Kalbar Peraih Medali Emas PON Papua

Meski demikian, Mujiono memastikan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi. Hanya saja, dibutuhkan waktu jika untuk memenuhi kebutuhan internet.

"Seperti itu kondisi di Kalbar, masih banyak daerah yang sinyalnya belum memadai. Akan tidak efektif jika menumpang sehingga melakukan upaya-upaya lain, apalagi sekolah memiliki laptop tapi terkendala masalah sinyal internet," tuturnya.

Dirinya berharap Kementerian Pendidikan bisa mendengar persoalan ini dan masih ada daerah yang kondisinya lebih parah.

Dia memastikan akan ada evaluasi terhadap kendala yang dihadapi saat berjalannya ANBK. Termasuk pada wilayah yang tidak memiliki jaringan internet.

"Menjadi bahan evaluasi kami untuk kemudian menyampaikan bahwa daerah-daerah terluar kendalanya jaringan internet yang jelek. Harapannya ke depan asesmen tidak ada hambatan,” pungkasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Edukasi Borneo