Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Edukasi

Guru, Jenis Buku yang Bisa di Buat Untuk Kenaikan Pangkat

05 Aug 2022, 13:24 WIB
Ilustrasi Buku.(Ebc/Freepik)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Menulis buku bagi guru seharusnya bukan menjadi hal yang sulit, apalagi sebagai seorang guru yang kegiatannya tidak terlepas dari membaca dan menulis.

Karena setiap hari sudah bergelut dengan dunia tersebut harusnya menjadi hal yang mudah bagi guru untuk bisa menciptakan sebuah buku.

Kita tahu bersama menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 pasal 10 tentang Guru dan Dosen disebutkan bahwa, guru profesional harus memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.

Dari kompetensi profesional seperti yang di jelaskan dalam PP Nomor 74 tahun 2008 mengemukakan bahwa kompetensi profesional guru merupakan kemampuan guru dalam menguasai pengetahuan bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni dan budaya yang diampunya.

Oleh sebab itu, sebagai seorang guru wajib menguasai disiplin ilmunya yang dibuktikan dengan: 

Pertama, penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan isi program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu.

Kedua, penguasaan konsep dan metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan, yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu.

Atas dasar itulah, guru mestinya mampu menjadi penulis buku. Apalagi kebutuhan bahan ajar yang harus diberikan kepada siswanya. Akan sangat bermanfaat baik bagi guru sendiri bahkan bagi para siswanya dengan adanya buku bahan ajar tersebut.

Yang nantinya akan menjadi jembatan penyalur pengetahuan dari guru kepada siswanya. Apa manfaat yang diperoleh jika guru memiliki kemampuan menulis dan membuat buku?

Baca Juga : Guru, Simak Strategi Manajemen Kelas di Era Kurikulum Merdeka


Salah satu manfaat menulis buku bagi guru adalah Mendapat Poin Untuk Angka Kredit Peraturan Bersama Mendiknas Nomor 03/V/Pb/2010 dan Kepala BKN Nomor 14 Tahun 2010 Pasal 17 ayat 2 menjelaskan bahwa untuk kenaikan jabatan/ pangkat setingkat lebih tinggi dari Guru Pertama, pangkat Penata Muda.

Golongan ruang III/a sampai dengan Guru Utama, pangkat Pembina Utama, golongan ruang IV/e wajib melakukan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang meliputi sub unsur pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan atau karya inovatif.

Lalu jenis buku apa saja yang bisa seorang guru buat? Yuk simak informasi berikut:

Jenis Buku yang Bisa di Buat Guru

1. Buku Teks Pelajaran

Buku teks pelajaran merupakan salah satu jenis buku yang bisa dibuat oleh guru yang isinya tentang buku pengatahuan untuk bidang atau materi, mata pelajaran tertentu.

Biasanya buku ini dijadikan buku pegangan oleh guru untuk mengajar kepada siswanya. Bisa hasil ciptaan individu maupun secara kelompok.

Buku teks pelajaran yang ditulis oleh guru jika lolos penilaian oleh BSNP memperoleh angka kredit sebesar 6,00.

Buku teks yang dicetak oleh penerbit dan ber-ISBN memperoleh angka kredit sebesar 3,00.

Sedangkan, buku teks yang dicetak oleh penerbit tapi tidak ber-ISBN memperoleh angka kredit sebesar 1,00.

2. Modul Mata Palajaran

Modul mata pelajaran merupakan buku yang berisi mengenai materi pelajaran yang disusun secara sedemikian rupa dengan tujuan para pembacanya bisa mempelajarinya secara mandiri dengan mengikuti instruksi atau materi yang ada dalam modul tersebut.

Biasanya modul di buat untuk materi ajar yang memerlukan praktik secara langsung. Modul atau Diktat yang digunakan di tingkat provinsi mendapat angka kredit sebesar 1,50.

Modul atau diktat yang digunakan di tingkat kabupaten atau kota memperoleh angka kredit sebesar 1,00.

Sedangkan modul atau diktat yang digunakan di tingkat sekolah memperoleh angka kredit sebesar 0,5.

3. Buku dalam Bidang Pendidikan

Buku dalam bidang pendidikan berbeda dengan buku teks pelajaran atau buku pelajaran.

Dalam buku pendidikan berisi pengetahuan yang terkait tentang bidang pengetahuan pendidikan, sasaran pembacanya bukan hanya untuk peserta didik pada jenjang tertentu, melainkan lebih luas.

Besaran angka kredit buku dalam bidang pendidikan yang dicetak oleh penerbit dan berISBN adalah 3,00. Sedangkan buku pendidikan yang dicetak oleh penerbit tetapi belum ber-ISBN angka kreditnya sebesar 1,50.

Baca Juga : Trik Jitu Agar Guru Gemar Menulis

4. Buku Karya Seni

Buku karya seni ini bisa berupa karya fiksi seperti novel, atau kumpulan karya sastra seperti kumpulan cerpen, kumpulan puisi, cerita bergambar, ataupun barupa naskah drama, teater, film yang di usulkan untuk kenaikan pangkat.

Buku karya seni itu bukan hanya untuk guru seni saja, melainkan guru dalam bidang lain juga berlaku.

Karya sastra novel, kumpulan cerpen, kumpulan puisi, dan naskah drama dapat dibuat dalam bentuk buku yang diterbitkan ber-ISBN oleh penerbit bereditor sastra dan diedarkan di masyarakat.

Selain itu, bisa juga berupa naskah (cerpen atau puisi ciptaan sendiri) yang dikliping dari surat kabar/majalah atau media massa ber-ISSN.

Besaran angka kredit buku karya sastra yang berkategori kompleks adalah 4,00 dan yang berkategori sederhana adalah 2,00.

Demikian pembahasan rekomendasi buku yang bisa dibuat guru, semoga dapat membantu dalam peningkatan profesionalisme guru, serta dapat melahirkan karya-karya terbaik.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Edukasi Borneo