Friday, 06/08 11:24:28
Latihan yoga bersama anak dianggap menjadi solusi untuk menumbuhkan rasa dan pikiran yang tenang di masa pandemi dan meningkatkan hubungan.

Home > Tips Edukasi

Guys, Belajar dengan Menggunakan Stabilo Ternyata Tidak Efektif

19 Jun 2021, 17:27 WIB
Ilustrasi Stabilo.(EBC)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK – Siapa yang tidak tahu stabilo? Teman Edukasi tentu sudah terbiasa belajar dengan memanfaatkan alat penanda ini, bukan?

Namun, ternyata penggunaan stabilo dalam belajar dinyatakan tidak efektif oleh beberapa peneliti, seperti John Dunlosky dan kawan-kawan dalam jurnal Psychological Science in the Public Interest, 14(1).

Ada beberapa masalah dari metode belajar dengan memberi highlight atau tanda menggunakan stabilo.

Pertama, metode ini membutuhkan input yang sangat kecil, yaitu hanya dengan memberi tanda tanpa benar-benar memahami apa yang dibaca.

Aktivitas dengan input yang kecil ini tidak cukup aktif untuk mendapatkan isi dari bacaan.

Baca Juga : 5 Cara Kurangi Risiko Perundungan di Twitter

Kedua, ada faktor intrinsik dari pelajar. Sering kali, pelajar tidak mampu memisahkan informasi yang penting dan tidak penting.

Akibatnya, mereka justru memberi highlight pada informasi yang tidak penting ataupun mengabaikan informasi yang seharusnya diperhatikan.

Hal ini dapat ditandai dengan highlight yang terlalu banyak atau terlalu sedikit.

Baca Juga : 4 Manfaat Mempelajari Bahasa Asing

Ketiga, timbul masalah lain saat highlight yang diberikan terlalu banyak. Hal ini dapat memunculkan ilusi seolah Teman Edukasi sudah belajar banyak.

Lantas, apakah metode belajar dengan memanfaatkan stabilo harus dihentikan? Jawabannya tidak.

Akan tetapi, diperlukan beberapa upaya tambahan untuk membuat metode ini lebih efektif.

Contohnya, membaca teks hingga tuntas sebelum memberi highlight supaya informasi yang ditandai tepat sasaran.

Selain itu, cobalah mengolah informasi yang diberi highlight menjadi pertanyaan agar dapat dianalisis lebih dalam.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Nurhafizhah Shafiyah Ardita
Sumber : Edukasi Borneo