Thursday, 22/04 17:50:21
Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia meluncurkan buku digital berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2020.

Home > Daerah > Ketapang

Husnan Terangkan Prioritas Disperindag Ketapang, Bangun dan Percepat Revitalisasi Pasat Rakyat

17 Feb 2021, 18:04 WIB
Bupati Ketapang, Martin Rantan, S.H meletakkan batu pertama pembangunan Pasar Tumbang Titi disaksikan Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, Ir. H. Husnan dan pihak terkait.(Ist/Humpro Ketapang)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, Ir. H. Husnan, mengatakan bahwa pemerintah daerah Ketapang melalui pihaknya telah melakukan pembangunan maupun revitalisasi pasar rakyat dan mengedukasi pelaku usaha.

"Pembangunan maupun revitalisasi pasar rakyat sudah berjalan sejak tahun 2017, yang mana anggaran kita terima dari alokasi dana pemerintah. Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat," ujarnya Rabu, 17 Februari 2021 di Ketapang.

"Jadi kita sudah berupaya melibatkan pihak terkait, bahkan satu diantara upaya mempercepat operasional pasar dengan retribusi awal tidak dilakukan penarikan," tambahnya.

“Kami selalu melakukan sosialisasi soal keberadaan pasar, mengedukasi pelaku usaha agar tidak takut maupun ragu pindah karena ada dari mereka yang beralasan takut tidak laku dan lain sebagainya,” timpalnya.

Baca Juga : Ombudsman Kalbar Apresiasi Ketapang Beranjak Menuju Zona Hijau

Pembangunan pasar sudah sangat refesentatif, termasuk kondisi bangunan jika dibandingkan dulu.

Selain itu, pihaknya terus melakukan upaya meningkatkan perekonomian pelaku usaha dengan melakukan pembangunan atau revitalisasi pasar rakyat.

“Dalam beberapa tahun belakangan, ada beberapa kecamatan yang menjadi lokasi revitalisasi pasar diantaranya Air Upas, Sungai Melayu, Tumbang Titi, Nanga Tayap, Sandai, Sungai Laur dan Delta Pawan,” jelasnya.

"Pasar Air Upas dan Tumbang Titi sudah beroperasional maksimal, kemudian di Sungai Melayu baru ini sudah bekerjasama dengan Bumdes, sedangkan di Sandai dalam waktu dekat akan beroperasional," terangnya.

Husnan mengakui tidak mudah mengubah sudut pandang pihak terkait fungsi tata ruang dan penggunaan pasar yang tidak berpolemik.

“Perencanaan awal pembangunan atau revitalisasi pasar sudah mengacu pada tata ruang wilayah kecamatan dan diletakkan di lokasi yang status lahannya tidak bermasalah serta strategis namun tidak semua pedagang dapat melihat hal itu,” tuturnya.

Husnan dalam kesempatan itu meminta agar pihak desa yang diberi kewenangan mengelola pasar dapat membantu mengedukasi pelaku usaha agar dapat bersama – sama mewujudkan pasar -  pasar yang telah dibangun sebagai wadah bersama meningkatkan perekonomian menuju kesejahteraan rakyat dan daerah.*/ans

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Humpro Ketapang