Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Edukasi

Jangan Sembarangan! 4 Potensi Bahaya Saat Gunakan Wifi Gratis di Fasilitas Umum

20 Sep 2022, 12:31 WIB
Menggunakan Wifi Publik (Freepik)

EDUKASI BORNEO – Lebih dari sepekan belakangan, publik di Indonesia heboh dengan kehadiran akun twitter Bjorka.

Cuitannya yang mendoxing Menteri Kominfo Jhony G Plate semakin membuat masyarakat semakin khawatir tentang keamanan data pribadi.

Berangkat dari peristiwa tersebut, literasi mengenai pentingnya keamanan digital saat ini semakin penting untuk diketahui.

Baca Juga : Contoh Soal dan Kunci Jawaban PTS/UTS Geografi SMA/MA Kelas 11 Semester Ganjil TA 2022

 

Derasanya kemajuan teknologi membuat manusia di dunia sangat bergantung dengan akses internet.

Kenyamanan dan keamanan dalam menggunakan internet juga harus diperhatikan, salah satunya dengan tidak sembarangan mengakes informasi dan transaksi dengan internet gratis.

Saat ini layanan internet gratis atau wifi public tersedia di sejumlah fasilitas umum, seperti Bandara, Stasiun, Loby Hotel, Rumah Sakit, Kampus, Perpustakaan dan sejumlah fasilitas umum lainya.

Keberadaan wifi public bisa menjadi cara untuk menekan pengeluaran dengan tidak boros data seluler. Namun disisi lain wifi publik punya ancaman karena menjadi medium paling mudah bagi orang lain untuk melihat informasi Anda.

Saat Anda menyambung dengan jaringan Wifi, Anda mengirimkan informasi pribadi Anda sendiri melalui situs web atau aplikasi ponsel, dan itu sangat mudah bagi para peretas untuk mencegat dan merusak informasi Anda.

Dilansir dari berbagai sumber berikut ini bahaya menggunakan wifi public dengan sembarangan.

 

1. Malware

Satu di antara yang perlu diwaspadai penggunan internet terbuka atau wifi public, para hacker bisa menyuntikan malware kedalam perangkat teman edukasi tanpa diketahui. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menulis kode untuk mengincar kerentanan tertentu, kemudian menyuntikkan malware ke dalam perangkat Anda.

 

2. Hotspots Palsu & Serangan 'Man-in-Middle'
Salah satu hal yang perlu diwaspadai ketika menggunakan WiFi publik adalah hotspot palsu yang diciptakan oleh para hacker. Dilansir dari RD.com, hotspot palsu ini nantinya menciptakan access point yang mencegat arus data WiFi, sehingga memungkinkan hacker mengamati aktivitas penggunanya.

3. Serangan Mitm

Ancaman yang paling umum pada jaringan publik disebut serangan Man in the Middle (MitM/Orang di Tengah-tengah).

MitM adalah semacam tindakan menguping. Ketika sebuah komputer atau ponsel tersambungkan dengan internet, data dikirimkan dari perangkat tersebut ke sebuah layanan atau situs web. Ketika itulah saatnya berbagai kerentanan dapat memungkinkan pihak ketiga untuk masuk di tengah-tengah transmisi tersebut dan melihat semuanya.

Saat ini peralatan peretasan tersedia bebas secara online, meretas jaringan publik sangat gampang, bahkan bagi pengguna yang terbatas pengetahuannya atas seluk beluk teknis.

 

4. Jaringan/Situs Tidak Terenkripsi

Sebagian besar hotspot wifi public tidak mengenkripsi informasi yang Anda kirimkan melalui internet dan, karenanya, tidak aman. Bila jaringan tidak memerlukan kata sandi WPA atau WPA2, kemungkinan itu tidak aman.

Jika teman edukasi memakai jaringan tidak aman untuk masuk ke situs yang tidak dienkripsi pengguna lain yang tengah menggunakan jaringan itu dapat melihat apa yang Anda lihat.

Enkripsi adalah kunci untuk menjaga informasi pribadi aman secara online. Terutama dengan mengacaukan informasi yang Anda kirimkan melalui internet, mengubahnya menjadi kode dalam rangka menghindari agar tidak diakses oleh pihak ketiga yang tidak diinginkan. Situs web terenkripsi memproteksi informasi yang Anda kirimkan hanya ke dan dari situs itu saja. 

Jaringan nirkabel yang aman mengenkripsi semua informasi yang Anda kirimkan, menggunakan jaringan yang sama. Mengirimkan informasi Anda ke situs-situs yang belum terenkripsi sepenuhnya, dan menggunakan aplikasi perangkat seluler yang meminta informasi pribadi atau finansial, merupakan game yang sangat berisiko yang tidak ingin Anda mainkan. (*)

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Edukasi Borneo