Wednesday, 27/10 17:27:04
Satuan tugas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) Batalion 500 dan TDM Batalion 602 memperkuat kerja sama pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Home > Kabar Pendidikan > Kabar Kampus

Kampus Mengajar Upaya Tingkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Indonesia

02 Sep 2021, 21:04 WIB
Tangkapan layar Sekretaris Ditjen Diktiristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Paristiyanti Nurwardani di Jakarta, Kamis 2 September 2021.(Istimewa/Ant)

EDUKASIBORNEO, JAKARTA - Sekretaris Ditjen Diktiristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Paristiyanti Nurwardani mengatakan, kampus mengajar membantu meningkatkan literasi dan numerasi siswa Indonesia.

“Program Kampus Mengajar saat ini diikuti oleh sebanyak 22.000 mahasiswa yang sedang menjalankan Kampus Mengajar tersebar di berbagai SD dan SMP di seluruh Indonesia. Melalui program ini, para mahasiswa peserta Kampus Mengajar akan membantu pembelajaran berupa literasi dan numerasi pada para guru dan siswa di sekolah,” ujar Paris dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis 2 September 2021.

Baca Juga : Kemendikbudristek Luncurkan Sistem Layanan Dosen yang Terintegrasi

Dia mengungkapkan bahwa, berdasarkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA), negara Indonesia masih sangat rendah dan terus menurun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, para mahasiswa Kampus Mengajar melakukan uji coba modeling berupa pendampingan kepada para siswa di SMP dengan model High Order Thinking Skill (HOTS).

“Kami ingin membangun budaya baca, budaya berhitung dan daya berpikir kritis. Begitu juga model soal HOTS kami cobakan pada beberapa ribu mahasiswa kita, agar mengajar di SMP dan membuatnya menjadi budaya baru di SMP,” terangnya.

Baca Juga : Lima Tim Indonesia Juarai Rangkaian Shell Eco-Marathon Virtual League 2021

Kemendikbudristek sudah menyiapkan 77.000 mahasiswa untuk melakukan berbagai macam kegiatan Kampus Merdeka. Meskipun dari delapan aktivitas Kampus Merdeka tersebut, lanjut Paris, belum semuanya dilakukan implementasinya.

Adapun program Kampus Mengajar yang merupakan bagian Kampus Merdeka, sedang diikuti oleh sebanyak 22.000 mahasiswa yang sedang menjalankan Kampus Mengajar tersebar di berbagai SD dan SMP di seluruh Indonesia. Melalui program itu, para mahasiswa peserta Kampus Mengajar akan membantu pembelajaran berupa literasi dan numerasi kepada para guru dan siswa di sekolah.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara