Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Kolom Guru

Karakter Prima Seorang Guru

21 May 2021, 15:50 WIB
Guru SMP Santo Augustinus Ketapang, Amon Stefanus.(Ist)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Apa yang membuat seorang guru selalu dikenang para siswanya?

Apa yang diingat seorang siswa dari seorang guru setelah bertahun-tahun beralalu?

Kesan mendalam apa yang masih membekas dalam ingatan para siswa tentang seorang guru?

Apakah karena ia cantik seperti Bu Leni atau tampan seperti Pak Koling? Ataupun pintar ngomong seperti Pak Bagas?

Berdasarkan pengalaman penulis lebih dari 26 tahun menjadi guru, menunjukkan bahwa bukan materi pelajaran seperti teorema pythagoras atau 10 keajaiban dunia yang membekas dalam ingatan siswa.

Mereka ingat justru ingatan tentang bagaimana seorang siswa diperlakukan oleh seorang guru ketika berada dalam kelas maupun di luar kelas.

Seorang siswa akan ingat ketika ia dipuji, dibesarkan hati atau ketika ia diperlakukan dengan lemah lembut dan penuh kasih.

Baca Juga : Manajemen Sumber Daya Manusia di Sekolah

Seorang guru akan dikenang ketika ia dibantu memecahkan masalah yang ia alami, baik ketika di dalam kelas maupun di dalam kelas, baik masalah pelajaran maupun masalah pribadi.

Pengalaman penulis sekitar 1995 lalu, ada seorang siswa yang sangat terkesan dan memujinya bahwa penampilannya sangat percaya diri, sangat sopan, aktif di OSIS, sehingga dia dinilai cocok jadi pemimpin.

Penulis katakan dia cocok menjadi seorang pastor atau imam dalam agama Katolik. Ketika akan ditasbihkan dia mengirim surat kepada saya menceritakan pengalamannya semasa SMP dulu.

Dia mengucapkan terima kasih. Saya katakan, keberhasilannya bukan karena saya, tetapi terutama karena dirinya sendiri. Sebagai seorang guru saya hanya bisa memotivasi, memberi semangat.

Selebihnya siswa sebagai peran utama. Sekarang siswa tersebut sudah menjadi pastor dan sedang menyelesaikan S-2 di Roma, Italia.

Pengalaman lain, ada seorang siswa yang belum lama ini datang ke sekolah. Dia menyumbang untuk perbaikan lapangan basket dan voli, kostum olah raga, bola kaki dan buku-buku pelajaran kepada almamaternya.

Penulis menanyakan apa yang dia ingat selama belajar? Ternyata bukan rumus massa jenis, hukum pascal atau hukum Archimedes.

Justru yang dia ingat justru cerita saya tentang buku Kiyosaki Rich Dad Poor Dad, yang mengatakan jangan bekerja untuk uang, tapi buatlah uang bekerja untuk diri kita.

Bila ingin dikenang para siswanya, seorang guru harus memiliki karakter tertentu.

Baca Juga : Peran Orang Tua Dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Saat Belajar dari Rumah

Paling tidak ada 7 kualitas karakter dari seorang guru yang membawa kesan mendalam bagi seorang siswa:

1. Guru yang ramah

Keramahtamahan selalu menimbulkan kesan yang mendalam dalam diri siswa. Keramahan seorang guru membuat dirinya dekat dengan siswa.

Sebab siswa merasa tidak ada tembok antara dirinya dengan sang guru. Kedekatan menimbulkan rasa senang seorang siswa baik kepada guru maupun pada pelajaran yang diampunya.

Jika sudah merasa senang, maka akan menjadi modal bagi siswa untuk menguasai pelajaran yang diberikan seorang guru.

2. Guru yang antusias

Guru yang antusias membuat suasana kelas selalu bersemangat. Semangat atau antuasiasme seorang guru akan menular kepada para siswanya.

Guru yang antusias akan selalu dikenang karena mampu memotivasi para siswanya untuk selalu bersemangat, bergembira dalam mengikuti pelajaran.

Guru yang antusias akan selalu diingat karena segala tindak - tanduknya seperti cara bicara, cara berjalan dan caranya mendengar dan melihat menimbulkan kesan yang mendalam bagi siswa.

3. Guru yang humoris

Guru yang humoris akan selalu dikenang para siswanya karena ia selalu membuat suasana kelas hidup dan penuh canda tawa.

Guru yang humoris membuat hati para siswanya selalu bergembira sehingga para siswa selalu bersemangat mengikuti pelajaran sang guru.

Sikap humoris seorang guru akan mencairkan suasana sehingga  menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.

Baca Juga : Kemana Arah Pendidikan Karakter Kita?

4. Guru yang rendah hati

Guru yang rendah hati tidak menganggap dirinya tahu segalanya. Guru yang rendah hati berani mengakui kekeliruan yang mungkin saja dilakukannya.

Guru yang rendah hati tidak tabu minta maaf kepada para siswanya bila ia melakukan sebuah kesalahan. Guru yang rendah hati juga terbuka akan masukan atau kritik yang disampaikan oleh para siswanya.

5. Guru yang peduli

Kepeduliaan guru terhadap siswa akan menggerakkan siswa. Seorang guru yang peduli terhadap siswanya akan membuat siswa merasa diperhatikan.

Kepedulian akan membangkitkan semangat para siswanya. Kepedulian seorang guru terhadap siswa membuat siswa merasa penting. Guru yang peduli akan menciptakan siswa yang peduli pula.

6. Guru yang pendongeng

Setiap orang suka dengan cerita atau kisah. Sebuah cerita akan gampang diingat oleh seorang siswa.

Apa yang pernah diceritakan seorang guru justru akan diingat oleh siswa ketimbang nasehat atau wejangannya. Sebuah cerita akan merangsang imajinasi seorang anak.

Ketika cerita disampaikan maka dalam pikiran anak sudah terbentuk suatu bayangan akan tokoh, tempat, dan suasana dalam cerita tersebut.

Cerita yang dituturkan, ilmu pengetahuan yang dibagi ataupun fakta yang diungkapkan oleh guru akan memperkuat sisi kanan otak siswa. Bila otak kanan anak lebih berkembang, maka kreativitas atau daya cipta anak juga berkembang.

Baca Juga : Mungkinkah Terjadi Ancaman Penurunan Kemampuan Belajar, Saat Belajar Dari Rumah

7. Guru yang kreatif

Kreativitas atau daya cipta adalah proses mental yang melibatkan gagasan atau ide baru. Hasil kreativitas biasanya suatu yang orisinil, baru atau asli.

Guru yang kreatif mampu memunculkan ide-ide baru, cara-cara baru dalam proses pembelajaran. Guru mampu menemukan berbagai cara dalam menyelesaikan suatu masalah.

8. Guru yang adil

Guru yang adil akan memberi perhatian kepada semua siswa tanpa memandang apakah ia siswa pintar atau biasa-biasa saja.

Dia juga akan menegakkan peraturan baik terhadap siswa yang pintar maupun siswa yang lemah dalam belajar. Guru yang adil akan selalu diingat siswa karena ia mampu memberi perhatian hampir kepada seluruh siswa.

Itulah beberapa sifat atau karakter utama yang membuat seorang guru selalu diingat oleh para siswanya. Seorang guru tidak dikenang karena apa yang diucapkannya, tapi karena apa yang dilakukannya.

Yang diingati oleh seorang siswa bukan karena teori yang disampaikan oleh gurunya, tapi lebih karena sikapnya terhadap siswa. Siswa lebih mengingat teladan yang diberikan seorang guru ketimbang nasehat yang dia sampaikan.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Amon Stefanus (Guru SMP Santo Augustinus Ketapang)
Sumber : Edukasi Borneo