Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Edukasi

Mahasiswa, Simak 6 Etika yang Harus Diperhatikan Saat Menghubungi Dosen

07 Aug 2022, 06:55 WIB
Ilustrasi Menelepon Dosen.(Ebc/Freepik)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Teman Edukasi, dalam perkuliahan, akan ditemui saat-saat Anda harus berinteraksi dengan dosen.

Ada beberapa hal yang harus anda ketahui mengenai bentuk-bentuk interaksinya, baik di dalam ataupun di luar ruang kuliah. Salah satunya adalah saat menghubungi dosen anda.

Anda harus mengetahui etika menghubungi dosen sebagai bagian dari teknik komunikasi yang baik dan benar. Komunikasi yang baik dengan dosen akan dapat mendukung kelancaran studi anda.

Mahasiswa perlu mengetahui bagaimana berperilaku yang baik dan benar dengan dosen. Bagaimanapun tetap ada standar dan aturan yang harus diperhatikan saat anda menghubungi dosen.

Edukasi Borneo, merangkum 6 etika menghubungi dosen yang harus diperhatikan

1. Pilih Waktu yang Tepat

Saat ingin menghubungi dosen secara langsung, anda harus tahu kapan kira-kira dosen tersebut siap. Anda harus mengetahui jadwal mengajar dosen-dosen.

Setelah anda mengetahui jadwal mengajarnya, anda harus tahu kapan dosen anda berada di dalam ruang dosen.

Karena waktu yang paling tepat adalah saat dosen berada di dalam ruangannya yang menandakan Ia sudah siap untuk melakukan hal lain di luar kegiatan mengajarnya.

2. Perkenalkan Diri

Jangan lupa saat pertama bertemu, perkenalkan diri anda. Sampaikan nama, jurusan, angkatan, mata kuliah yang dosen tersebut ampu yang anda ikuti.

Hal ini akan sangat membantu dosen dalam mendapatkan gambaran topik percakapan yang akan anda diskusikan dengannya. Setelah itu jangan lupa sampaikan dengan jelas hal apa yang akan anda sampaikan dan bicarakan dengannya.

Baca Juga : 10 link Unduh Template PPT Gratis, Agar Presentasi Lebih Menarik


3. Gunakan Kalimat yang Formal

Meskipun dosen anda masih muda, atau terlihat santai dalam mengajar atau berinteraksi dengan mahasiswa-mahasiswanya, anda harus tetap menjaga sopan santun. Ini adalah etika menghubungi dosen anda.

Gunakanlah kalimat formal meskipun tidak terlalu kaku. Ucapan salam untuk mendahului dan mengakhiri percakapan perlu Anda lakukan.

Gunakan kata “Saya” dan bukan “Aku” untuk menyebut diri Anda.

Gunakan pula kata ganti untuk dosen “Bapak” atau “Ibu” tanpa perlu menyebutkan dengan namanya secara lengkap.

Pelajari sistematika pembicaraan yang efektif dan efisien. Tidak bertele-tele tapi cukup mudah untuk memahami maksud dan tujuan anda.

Pelajarilah kosa kata yang baku agar Anda terbiasa menyusun dan mengucapkannya saat menghubungi dosen anda.

4. Jangan Terkesan Mendesak

Terkadang anda dalam kondisi sedikit mendesak untuk suatu hal yang membutuhkan bantuan dosen anda.

Meskipun demikian jangan kesankan bahwa anda sedang terburu-buru dan menginginkan dosen anda pun mengikutinya.

Siapapun tidak akan suka dipaksa atau didesak-desak, tetaplah bersikap tenang. Anda dapat menyisipkan informasi bahwa anda membutuhkan bantuannya dalam waktu yang cukup singkat.

Jangan lupa ucapkan “maaf” sebelumnya agar dosen memahami bahwa anda memohon kesediaannya dengan sangat.

Ini juga perlu anda lakukan saat mengirimkan pesan teks pada handphone kepada dosen anda.

Hindari penggunaan kata-kata seperti “Ditunggu jawabannya segera ya Pak”, “Maaf Pak Saya sedang terburu-buru, ditunggu jawabannya…” dan kalimat-kalimat sejenisnya. Sebaiknya gunakan bentuk kalimat seperti “Maaf Pak, mohon dapat direview laporan saya. Terima kasih atas tanggapan Bapak sebelumnya”, “Masukan Bapak akan segera saya tindak lanjuti, terima kasih sebelumnya” dan yang lain sejenisnya.

5. Kirim Teks sebelum Menelepon

Apabila anda harus menghubungi dosen melalui telepon, sebaiknya tidak langsung meneleponnya. Usahakan anda dapat mengirimkan pesan teks terlebih dahulu.

Setelah mengucapkan salam dan memperkenalkan diri, sampaikan tujuan anda menghubunginya dan tanya kapan kira-kira waktu yang tepat untuk melakukan sambungan telepon.

Sangat besar kemungkinannya dosen anda akan terganggu dengan telepon langsung anda yang akan membuat persepsi yang kurang baik terhadap anda.

Ingat bahwa dosen memiliki banyak kesibukan. Waktu yang tepat saat berbicara di telepon akan membuat urusan anda menjadi lebih mudah selain waktu diskusi yang lebih lapang.

Hal yang anda harus perhatikan saat menghubungi dosen melalui teks telepon seperti WA adalah penggunaan singkatan. Hindari menggunakan singkatan.

Ini dapat memberikan penafsiran berbeda atau bahkan maknanya sama sekali tidak jelas.

Selain itu, menyingkat kata akan membuat kesan anda kurang menghargai lawan bicara anda karena kurang mengutamakan pemahamannya akan pesan anda.

Baca Juga : Guru, Jenis Buku yang Bisa di Buat Untuk Kenaikan Pangkat

6. Gunakan Intonasi Suara dan Gestur yang Tepat

Saat bertemu langsung ataupun di dalam sambungan telepon, anda harus memperhatikan dengan baik suara dan intonasi ucapan anda.

Jangan gunakan suara yang tinggi atau keras, tapi jangan pula terlalu lembut sehingga kurang jelas terdengar.

Suara harus cukup didengar dan ditangkap dengan jelas kata per katanya. Hindari intonasi tinggi untuk menghindari salah persepsi dari dosen anda.

Selalu sunggingkan senyum di wajah anda agar suasana semakin cair dan rileks. Gestur atau gerak tubuh terutama saat anda saat pertemuan langsung.

Berdiri yang tegak meski terkesan sedikit santai, tidak tegang. Lebih baik genggam kedua telapak tangan anda di depan tubuh dibandingkan memasukkannya ke dalam saku celana saat berbicara.

Gerakan menganggukkan kepala tanda persetujuan atau memahami perlu anda lakukan meski tidak sering.

Gestur dan intonasi suara adalah bagian teknik komunikasi dasar yang harus anda ketahui.

Penguasaan cara berkomunikasi yang efektif dan efisien ini akan sangat bermanfaat dalam berhubungan dengan siapa saja.

Etika dalam menghubungi dosen bukan ditujukan untuk menghambat komunikasi atau memperumit hubungan anda dengan dosen. Hal itu sangat penting karena menunjukkan kedewasaan, kematangan dan profesionalitas sebagai seorang mahasiswa.

Pemahaman mengenai etika akan berdampak pada kemudahan anda dalam berinteraksi dengan orang lain di dunia kerja atau usaha nantinya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Edukasi Borneo