Thursday, 22/04 17:48:52
Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia meluncurkan buku digital berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2020.

Home > Daerah > Ketapang

Martin Rantan dan Kejati Kalbar Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Barang Bukti Kejari Ketapang

17 Feb 2021, 20:23 WIB
Bupati Ketapang, Martin Rantan, S.H., bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Kalimantan Barat Dr. Masyhudi, SH., MH. Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Barang Bukti Milik Kejari Ketapang Secara Simbolik Disaksikan Rombongan Kejari dan Forkopimda Ketapang.(Ist/Humpro Ketapang)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH., M.Sos. bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kalimantan Barat Dr. Masyhudi, SH., MH. Lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung barang bukti milik Kejari Ketapang secara simbolik.

“Peletakan batu pertama gudang barang bukti Kejaksaan Negeri Ketapang memerlukan proses. Inisiasi pendirian gedung ini karena adanya barang sitaan yang rusak sehingga sebagai solusinya harus ada tempat yang memadai untuk menyimpan barang bukti. Dari situ kemudian kita coba bersinergisitas, akhirnya pemda menghibahkan lokasi ini untuk dibangun gedung tempat penyimpanan barang sitaan." Jelas Bupati Ketapang, Martin Rantan Rabu, 3 Februari 2021.

“Pemda bersama pihak terkait telah menyepakati diadakan belanja hibah guna pembangunan gedung barang bukti, dan selanjutnya, setelah selesai dibangun, akan dihibahkan kepada Kejari Ketapang,” tuturnya.

"Semoga semua berjalan lancar, dan keberadaan gedung tersebut dapat memberikan manfaat positif bagi daerah." harapnya.

Kunjungan kerja Kejati berserta rombongan tersebut selain bertujuan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Barang Bukti Kejari Ketapang, juga memiliki agenda lain.

Kejati Kalbar bersama rombongannya dalam kunjungan kerja itu juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana di lingkungan Kejari Ketapang, penanaman pohon bersama Forkompimda Ketapang, peresmian rumah dinas di lingkungan Kantor Kejari Ketapang, dan menebar benih ikan bersama ibu Ketua IAD.

“Nanti Kejati akan melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana di lingkungan Kejari Ketapang dan agenda lainnya,” ungkap Kajari Ketapang, Dharmabella Tymbasz.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan mimbar untuk Masjid Al-Ikhlas serta penandatangann MoU Kejari Ketapang dengan Pemerintah Daerah Ketapang, DPRD Ketapang dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sembari berdiskusi.

Dalam kunjungan kerja itu hadir pula Ketua IAD Wilayah, Ratu Asiati dan Sekretaris IAD Elton Yuli Astuti. Dari Aswas Kejati Kalbar Bambang Dwi Handoko, Kabag TU Mayhardy Indra Putra, Koordinator Intel Lukman Hakim, Kasi. TP4 Samsuri, Jaksa Fungsional Mega Yulanda dan Staf Pidum, Nurmala. Tak lupa, Bupati mengucapkan selamat datang kepada rombongan Kejati Kalbar di Kabupaten Ketapang.

Kabupaten yang luasnya setara dengan luas wipayah Provinsi Jawa Tengah itu. Apabila tidak dikelola dengan baik maka dampaknya akan sangat kentara menjadi hambatan kemajuan wilayah itu.

Dalam kesempatan itu, Martin sampaikan terima kasih sedalam – dalamnya kepada Bupati periode sebelumnya Almarhum H. Morkes Effendi, yang berperan besar membawa masuk investasi di Ketapang.

“Makanya dalam kesempatan ini saya menyampaikan terimakasih kepada almahum H. Morkes Effendi, yang saat menjadi Bupati membawa masuk investasi di Ketapang,” tuturnya.

Bupati juga menyampaikan rasa optimisnya, Ketapang akan mampu merealisasikan nawacita Presiden RI, Joko Widodo.

“Mudah-mudahan ke depan, kita dapat merealisasikan nawacita Presiden Jokowi terkait program cadangan pangan,” tambahnya.

“Saya telah berkomunikasi dengan Gubernur Kalbar. Hasil dari komunikasi saya dengan pak gubernur, ada 2 kabupaten yang ditunjuk sebagai food estate, satunya Ketapang,” pungkasnya.*/ans

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Edukasi Borneo