Thursday, 22/04 18:40:27
Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia meluncurkan buku digital berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2020.

Home > Tips Edukasi

Materi PKWU Semester Genap Kelas X Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Objek Benda Lokal

26 Feb 2021, 07:05 WIB
Ilustrasi (Ist)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Materi Prakarya dan Kewirausahaan semester genap kelas X dalam buku prakarya dan kewirausahaan Bab 1 wirausaha kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal sub materi Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Objek Benda Lokal.

Proses produksi kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat seperti bahan baku, teknik produksi dan sumber daya manusia.

Baca Juga : Materi Prakarya dan Kewirausahaan Semester Genap Kelas X Perencanaan Usaha Kerajinan Dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal

Sedangkan tahapan produksi secara umum terbagi atas pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing.

a. Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan atau material agar siap dibentuk.

b. Pembentukan bahan baku bergantung pada jenis material, bentuk dasar material dan bentuk produk yang akan dibuat. Material kertas dibentuk dengan cara dilipat.

c. Tahap perakitan adalah merupakan sebuah bentuk berbagai macam bentuk komponen untuk melakukan pembentukan dari sebuah konstruksi kerajinan hiasan yang akan dibutuhkan. 

d. Tahap finishing adalah tahapan terakhir yang dimana memberikan tampilan dari segala nilai jual yang terdapat didalam produk.

Kelancaran produksi juga ditentukan oleh cara kerja yang memperhatikan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Upaya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja bergantung pada bahan, alat dan proses produksi yang digunakan pada proses produksi.

Selain alat keselamatan kerja, hal yang tak kalah penting adalah sikap kerja yang rapi, hati-hati, teliti dan penuh konsentrasi. Sikap tersebut akan mendukung kesehatan dan keselamatan kerja.

Pembuatan kerajinan diakhiri dengan evaluasi terhadap produk kerajinan yang telah dibuat, apakah produk tersebut dapat berfungsi dengan baik. Apakah sudah sesuai dengan ide, bayangan dan harapan kita. Apabila belum, perbaikan apa yang harus kita lakukan agar produk kerajinan yang dihasilkan lebih berkualitas.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : yayuk
Sumber : Edukasi borneo