Thursday, 22/04 18:16:29
Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia meluncurkan buku digital berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2020.

Home > Tips Edukasi

Materi Sejarah Indonesia Kelas X Semester Genap 2020 - 2021

25 Feb 2021, 10:57 WIB
Ilustrasi Kapal Berlayar Melakukan Perdagangan di Seluruh Indonesia (EBC)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK – Materi mata pelajaran sejarah Indonesia kelas X Semester Genap tahun ajaran 2020 sampai 2021 ini, peserta didik mempelajari teori masuknya agama Hindu dan Buddha ke Indonesia.

Di era new normal ini kemendikbud menelurkan kurikulum pembelajaran daring, khusus untuk mata pelajaran sejarah Indonesia kelas X tidak ada perbedaan kompetensi dasar inti dari KD di kurikulum sebelum daring.

Agama Hindu dan Buddha telah ada di Indonesia sejak ribuan tahun lalu tepatnya Abad ke 3 Masehi, pedagang adalah kelompok utama yang membawa ajaran agama tersebut.

Baca Juga : Materi Sosiologi Semester Genap Kelas X Teori-Teori Penyimpangan

Baca Juga : Materi Seni Budaya Semester Genap Kelas X Merencanakan Pameran

Berikut Teori Masuknya Agama Hindu Buddha di Indonesia :

1.Teori Brahmana

Van Leur mengatakan agama Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum brahmana / brahman dari India. Kaum yang mempelajari agama, ahli kitab suci atau ahli agama.

Kala itu Indonesia bernama Nusantara, para penguasa di Indonesia waktu itu mengundang untuk bertemu dan membolehkan mereka menyebarkan agama Hindu dan Buddha. Di Nusantara juga sudah ada pusat belajar agama Buddha semasa Kerajaan Sriwijaya yang mengundang minat umat dan penyebar agama datang untuk mendalami keimanannya, peninggalan kerajaan itu adalah Candi Borobudur.

2. Teori Ksatria

Teori itu dikemukakan oleh C.C. Berg dan Mookerji dikatakannya agama Hindu dan Buddha dibawa ke Indonesia oleh para kesatria yakni golongan bangsawan dan prajurit perang.

Dimasa peperangan para ksatria yang kalah perang melarikan diri dari wilayah asalnya India, kemudian mendirikan kerajaan-kerajaan baru bercorak Hindu Budda di Nusantara.

3. Teori Waisya

N.J. Krom mengungkapkan para pedagang yang membawa agama Hindu Buddha ke Indonesia. Kaum waisya yang berlayar untuk berdagang sampai ke Indonesia. Para pedagang seluruh dunia yang menggunakan moda transportasi maritim, interaksi yang terjadi antar pedagang bersilang budaya dan melakukan kontak pernikahan.

4. Teori Sudra

Teori itu dikemukakan van Faber bahwa kaum sudra atau budak yang datang ke nusantara untuk memperbaiki taraf hidupnya membawa kebudayaan Hindu. Mereka menetap di nusantara dan terjadi lah silang budaya.

5. Teori Arus Balik

Teori yang diungkapkan F.D.K. Bosch mengatakan masyarakat nusantara berperan besar mempelajari dan membawa agama Hindu Buddha ke Indonesia. Sebab orang Indonesia yang berinisiatif pergi ke India untuk mendalami agama tersebut kemudian menyebarkannya ke Indonesia dan otomatis membawa budayanya.

Agama Hindu dan Buddha kemudian diyakini banyak orang bahkan raja – raja di nusantara. Ketika raja memeluk satu agama atau kepercayaan otomatis rakyatnya mengikuti, itulah konsep patron klien yang melekat erat dalam sistem kerajaan di Indonesia

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Edukasi Borneo