Thursday, 22/04 18:55:00
Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia meluncurkan buku digital berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2020.

Home > Tips Edukasi

Materi Sosiologi Semester Genap Kelas X Pengertian Perilaku Menyimpang

18 Feb 2021, 07:00 WIB
Ilustrasi (Ist)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Materi Sosiologi semester genap kelas X dalam buku sosiologi Bab 5 Penyimpangan Sosial sub materi pengertian perilaku menyimpang.

Perilaku menyimpang yang biasa disebut dengan non konformitas merupakan tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok dalam masyarakat untuk menghindar dari nilai dan norma.

Perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan kaidah dinamakan menyimpang atau suatu perbuatan disebut menyimpang bilamana perbuatan ini dinyatakan sebagai menyimpang.

Beberapa pengertian perilaku menyimpang oleh para ahli sosiologi, diantaranya yaitu.

1. Becker, perilaku menyimpang bukanlah kualitas yang dilakukan orang, melainkan konsekuensi dari adanya suatu peraturan dan penerapan sanksi yang dilakukan oleh orang lain terhadap pelaku tindakan tersebut.

2. Robert M.Z. Lawang, penyimpangan sebagai tindakan yang meny- impang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari pihak berwenang untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang.

3. James Vander, Penyimpangan merupakan perilaku yang oleh sejumlah orang dianggap sebagai hal yang tercela dan di luar batas toleransi.

Dapat disimpulkan penyimpangan adalah setiap perilaku yang dinyatakan sebagai suatu pelanggaran terhadap norma-norma kelompok atau masyarakat.

Penyimpangan memiliki ciri mengganggu stabilitas masyarakat.

Bruce J. Cohen menjelaskan terjadinya penyimpangan sosial diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu.

1. Adanya perubahan norma-norma dari suatu periode ke periode waktu lain.

2. Tidak ada norma atau aturan yang bersifat mutlak yang bisa digunakan untuk menentukan benar tidaknya kelakuan seseorang. Norma sesuai dengan masyarakat dan kebudayaan masyarakat yang berbeda satu sama lain.

3. Individu-individu yang tidak mematuhi norma disebabkan karena mengamati orang-orang lain yang tidak mematuhi atau karena mereka tidak dididik untuk mematuhinya.

4. Adanya individu-individu yang belum mendalami norma dan belum menyadari kenapa norma-norma itu harus dipatuhi. Hal ini disebabkan karena proses sosialisasi yang belum sempurna dalam dirinya.

5. Adanya individu-individu yang kurang yakin akan kebenaran atau kebaikan norma, atau dihadapkan dengan situasi di mana terdapat norma-norma yang tidak sesuai.

6. Terjadi konflik peran dalam seorang individu karena ia menjalankan beberapa peran yang menghendaki corak perilaku yang berbeda.

Penyimpangan merupakan ancaman, tetapi juga merupakan alat pemeliharaan stabilitas sosial. Perilaku menyimpang merupakan salah satu cara untuk menyesuaikan kebudayaan dengan perubahan sosial.

Dewasa ini tidak ada satupun masyarakat yang dapat bertahan dalam kondisi statis untuk jangka waktu yang lama. Masyarakat yang paling terisolasi pun akan terkena perubahan sosial.*/yuk

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : yayuk
Sumber : Edukasi borneo