Thursday, 22/04 17:06:18
Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia meluncurkan buku digital berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2020.

Home > Tips Edukasi

Mengenal Prokrastinasi Akademik dan Penyebabnya Menurut Para Ahli

26 Feb 2021, 13:11 WIB
ilustrasi (EBC)

EDUKASIBORNEO - Menurut ahli prokrastinasi akademik merupakan salah satu kebiasaan yang saat ini banyak dilakukan oleh para pelajar. Definisinya sendiri Prokrastinasi akademik adalah tidak mengerjakan atau menunda mengerjakan tugas, yang berakibat tugas itu tidak dapat selesai tepat waktu, atau dikerjakan mepet deadline (disadur dari Soloman & Rothblum, 1998).

 

Dengan demikian hasil yang didapatkan dari terjadinya peristiwa ini juga sangat beragam dan cenderung negative karena pada akhirnya sesuatu yang dikerjakan tanpa perencanaan yang matang akan kurang efektif dan tidak maksimal. Lantas apa sebenarnya factor yang menyebabkan terjadinya prokrastinasi akademik?, dalam artikl ini redaksi EBC telah merangkumnya menjadi beberapa bagian menurut para ahli.

 

Ferrari (dalam Ghufron, 2003) menyebut ada tiga factor individu secara internal yang dapat mempengaruhi munculnya perilaku prokrastinasi. Tiga faktor ini adalah kondisi kodrati, psikologis dan kondisi fisik individu.

Kondisi kodrati, adalah merupakan faktor alamiah kita sebagai manusia. Terdiri dari jenis kelamin, umur, dan urutan kelahiran.Dalam factor ini mungkin akan mempengaruhi respon kita terhadap tanggung jawab yang akan dikerjakan. Sebagi contoh seorang anak bungsu yang dibesarkan dengan sikap manja cenderung akan lebih mudah menggampangkan sesuatu, sehingga berpotensi untuk banyak menunda pekerjaan dan tanggung jawab yang dimiliki.

 

Kondisi psikologis, kondisi psikologis individu ini sebagaimana dikemukakan oleh Ferrari (dalam Ghufron, 2003), menyebutkan bahwa prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh adanya keyakinan yang tidak rasional dan perfeksionisme. kepribadian yang dimiliki individu turut mempengaruhi munculnya perilaku prokrastinasi, misalnya hubungan seorang yang perfeksionis akan cenderung memperhatikan detail yang menurutnya penting, sehingga akhirnya menunda hasil yang harusnya diberikan.

 

Kondisi fisiologis,kondisi fisik yang dapat menyebabkan perilaku prokrastinasi adalah kondisi kesehatan. Sebagaimana dijelaskan Ferrari (dalam Ghufron, 2003), bahwa kondisi kesehatan seseorang akan menentukan tingkat prokrastinasinya. Kemudian kondisi fisiologis lainnya adalah kelelahan (Wulan, 2000). Jadi, orang yang kurang fit/sehat, ternasuk juga mengalami kelelahan, akan cenderung malas beraktivitas dan menjadikan kesehatannya sebagai alasan untuk menunda-nunda pekerjaan.

 

Secara singat mungkin demikian pengenalan singkat mengenai apa itu prokrastinasi akademik dan juga penyebab mengapa hal tersebut bisa terjadi. Diharapkan dengan mengetahui beberapa hal di atas teman edukasi semua dapat mencari solusi mengenai prokastinasi akademik yang saat ini atau nanti akan dialami.*/MAR

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Maria Apriline Hega Tareze
Sumber : Edukasi Borneo