Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar Tabliq Akbar dalam Rangka Memperingati dan Memeriahkan Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah pada yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir dan Shalawat Darul Murtadha.

Home > Edukasi

Pemerintah Kucurkan Dana Abadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Capai 1 Triliyun, Teralokasi Dalam 3 Tahap

28 Jun 2022, 20:10 WIB
Mendikbudristek RI, Nadiem Anwar Makarim saat meluncurkan Merdeka Belajar Episode ke-21: Dana Abadi Perguruan Tinggi yang merupakan kerjasama Kemendikbudristek dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Senin, 27 Juni 2022 kemarin.(Ist/Kemenkeu RI)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK – Kemendikbudristek bekerjasama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan Merdeka Belajar Episode ke-21: Dana Abadi Perguruan Tinggi.

Dana Abadi Perguruan Tinggi merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mengakselerasi kualitas pendidikan tinggi sehingga berdaya saing dalam kancah persaingan global.

Kemendikbudristek bekerja sama dengan LPDP menyediakan alokasi pendanaan dari Dana Abadi Perguruan Tinggi untuk menunjang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia. Kemendikbudristek dan LPDP akan melakukan pemadanan (matching) terhadap peningkatan dana abadi berupa dana pokok maupun investasi yang berhasil digalang,” tutur Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dalam sambutannya di Kantor Kemendikbudristek, Jakata Senin, 27 Juni 2022.

Nadiem menjelaskan bahwa, alokasi pendanaan untuk peningkatan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, menuju perguruan tinggi kelas dunia terbagi ke dalam tiga periode alokasi pendanaan program.

Periode pertama, pada Kamis, 2 Juni 2022 sampai dengan Sabtu, 31 Desember 2022 dengan total dana 445 miliar.

Periode kedua, Minggu, 1 Januari 2023 sampai dengan Minggu, 31 Desember 2023 dengan total dana 350 miliar.

Terakhir, periode ketiga pada Senin, 1 Januari 2022 sampai dengan Selasa, 31 Desember 2024 dengan total dana 500 miliar.

“Program Dana Abadi Perguruan Tinggi ditargetkan untuk PTNBH sebagai badan hukum yang dapat mengelola aset finansial secara independen. Setiap PTNBH harus memperbesar sumber pendapatannya di luar bantuan pemerintah dan uang kuliah tunggal,” ujarnya.

Baca Juga : Ditjen Diktiristek Anggarkan Dana Hibah 1 Triliun Dukung Perguruan Tinggi dan Pemda Jalin Kerjasama Rekacipta Inovatif


Selain dana abadi perguruan tinggi, Merdeka Belajar Episode ke-21 juga akan meluncurkan ekosistem penunjang berupa kebijakan dan sistem guna membangun tata kelola perguruan tinggi yang berdaya saing global.

Kebijakan tersebut meliputi Kebijakan dan Sistem Penilaian Angka Kredit Baru, Basis Data dan Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BIMA), Science and Tchnology Index versi 3 (SINTA), serta Sistem WCU Analytics dan PTNBH Analytics.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, Indonesia memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan pendanaan di pendidikan tinggi karena inovasi hanya dapat tercipta dengan kolaborasi,” kata Mendikbudristek.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyatakan dukungannya terhadap pemanfaatan Dana Abadi Perguruan Tinggi demi pemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Dengan adanya Dana Abadi Perguruan Tinggi, Sri Mulyani berharap akan memicu semakin banyak kolaborasi, inovasi, dan kreativitas di perguruan tinggi.

“Terutama institusi berbadan hukum supaya mereka lebih maju secara percaya diri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa, perguruan tinggi harus menjadi pusat pendidikan yang mencerahkan bangsa. Dengan demikian, Indonesia mempunyai orang-orang terbaik yang terus memperbaiki tata kelola, sumber daya, mekanisme, birokrasi, akuntabilitas dan hasil dari berbagai program atau kebijakan.

Dukungan Kemenkeu dalam peluncuran kebijakan ini, dikatakan Sri Mulyani sebagai amanah bagi perguruan tinggi untuk mengelola pendidikan tinggi di masa depan yang lebih baik lagi.

“Saya mengapresiasi seluruh kebijakan Merdeka Belajar dari episode pertama hingga saat ini di tengah evaluasi program yang terus dilakukan. Namun, kami dukung terus mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia dengan kuat dan penuh komitmen,” pungkasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Kemendikbudristek RI