Tuesday, 30/11 03:50:09
Satuan Latihan Mujahidin Pontianak raih juara umum Kejurda Tarung Derajat Kalbar 2021 yang dilaksanakan secara langsung sejak Kamis, 25 November 2021 hingga Minggu, 28 November 2021.

Home > Daerah > Bengkayang

Pemkab Bengkayang Tindak Penambang Emas Ilegal di DAS Intake Madi

25 Nov 2021, 11:39 WIB
Bupati Bengkayang meninjau lokasi dampak PETI (Ant)

EDUKASIBORNEO, BENGKAYANG - Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis menindak pelaku penambangan emas tanpa izin yang beroperasi di daerah aliran sungai Intake Madi.

"Intake Madi merupakan sumber air bersih bagi tujuh ribu masyarakat Kabupaten Bengkayang, terutama dua Kecamatan Lumar dan Bengkayang. Adanya aktivitas emas ilegal dapat merusak lingkungan dan air bersih. Aktivitas ilegal harus dihentikan dan pelaku harus ditindak. Kami sudah lakukan ritual adat di TKP itu dengan dasar agar tidak dilakukan aktivitas tersebut," ujarnya saat dihubungi di Bengkayang, Rabu 24 November 2021.

Baca Juga : PLN Manfaatkan Air Terjun Merasap Untuk Alirkan Listriki 3.000 Pelanggan

Dia menjelaskan sudah 18 tahun keberadaan air bersih Madi menjadi sumber air PDAM di Kabupaten Bengkayang. Tentu hal tersebut harus dijaga karena sebagai sumber kehidupan, selain itu juga sebagai tujuan wisata, perdagangan, ekonomi, dan sumber air bersih yang alami. Menurutnya, pemkab akan membenahi akses Intake Madi, baik infrastruktur jalan, jembatan, listrik, dan sarana prasarana lain termasuk objek wisata sebagai sumber pendapatan masyarakat sekitar.

"Aset yang mahal ini harus dijaga untuk kebutuhan warga dan kami tidak akan toleransi pelaku yang coba-coba untuk melakukan aktivitas di sekitar Intake Madi," tegasnya.

Darwis mengecam keras apabila ada aktivitas tambang emas terulang kembali di wilayah tersebut.

Baca Juga : Polres Bengkayang Berhasil Ungkap Tiga Kasus Narkoba Dalam Sehari

"Tidak ada toleransi hukum lagi, tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Menurutnya, sumber air bersih ini mengacu ke persoalan memenuhi kebutuhan hajat hidup orang banyak dan anggaran yang diserap dalam pembangunan sistem penyediaan air minum ini dibangun sejak 2003 hingga 2005.

Kapolres Bengkayang AKBP Arif Agung Winarto melalui Kapolsek Lumar Ipda Sunardi mengatakan langkah awal telah dilakukan peringatan terhadap para pelaku penambang emas ilegal untuk tidak melakukan aktivitas di daerah ini lagi.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara