Wednesday, 27/10 17:28:26
Satuan tugas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) Batalion 500 dan TDM Batalion 602 memperkuat kerja sama pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Home > Daerah > Sanggau

Pemkab dan Tim Gabungan Galakkan Vaksinasi Hewan Penular Virus Menuju Sanggau Bebas Rabies 2024

05 Aug 2021, 15:59 WIB
Bhabinkamtibmas sedang memberikan vaksinasi kepada hewan peliharaan salah seorang warga di Balai Kabupaten Sanggau Senin 13 Juli 2021.(Ist/Prokopim Sanggau)

EDUKASIBORNEO, SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Disbunnak, bersama petugas peternakan di kecamatan yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pemuda masyarakat galakkan vaksinasi hewan penular virus rabies.

Rabies adalah penyakit zoonosis yang dapat menular melalui gigitan hewan. Anjing menjadi hewan yang paling bertanggung jawab dalam penyebaran penyakit ini.

Melansir data dari World Health Organization (WHO), sebanyak 59.000 penduduk di seluruh dunia meninggal akibat rabies, dan 99 persen di antaranya terkena akibat gigitan anjing yang telah terinfeksi virus rabies.

Walau begitu, ada banyak hewan lain yang dapat menyebarkan rabies pada manusia, misalnya kucing, sapi, kelelawar, rubah, monyet, rakun dan beberapa hewan liar lainnya.

Baca Juga : Diskominfo Sanggau Sosialisasi Metadata Sektoral, Tingkatkan Kompetensi SDM Perangkat Daerah

Penyebab utama penyakit rabies pada manusia adalah gigitan, cakaran atau jilatan hewan yang terinfeksi virus rabies.

Hewan mamalia jenis apapun dapat menularkan virus rabies.

SABER 24 merupakan salah satu program yang digalakkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau, kegiatan itu diresmikan langsung oleh Bupati Sanggau pada awal 2020 lalu.

SABER 24 ini merupakan kependekan dari Sanggau Bebas Rabies tahun 2024, dimana ini merupakan salah satu cita-cita dari pemerintah daerah untuk membasmi penyakit rabies.

Penyakit itu merupakan salah satu penyakit yang mematikan yang mana apabila manusia terkena penyakit itu dan sudah menunjukkan gejala penyakit rabies maka korban sudah tidak dapat ditolong lagi.

Sebab, hingga saat ini masih belum ada obat untuk penyakit rabies, salah satu pencegahannya adalah melalui vaksin.

Baca Juga : Kebutuhan Oksigen di RSUD MTh Djaman Muinah Sanggau Meningkat

Pemberian vaksin rabies pada hewan peliharaan khususnya anjing merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap masyrakat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan dan petugas peternakan yang ada di tiap-tiap kecamatan untuk memerangi penyakit rabies.

Pelaksanaan vaksinasi rabies melalui Program SABER ’24 ini telah berjalan sejak Senin, 13 Juli 2021 lalu oleh petugas peternakan di kecamatan yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pemuda masyarakat dari masing-masing kecamatan.

Kecamatan Balai telah melakukan vaksinasi di 7 desa antara lain Desa Tae, Desa Hilir, Desa Cowet, Desa Padi Kaye, Desa Temiang Taba, Desa Senyabang dan Desa Kebadu dimana untuk populasi anjing yang telah di vaksin sebanyak kurang lebih 1000 ekor.

Kegiatan vaksinasi rabies 2021 direncanakan akan selesai pada akhir bulan Agustus 2021 dengan harapan dapat memvaksin HPR (Hewan Penular Rabies) sebanyak 20.000 ekor yang ada di seluruh Kabupaten Sanggau.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Prokopim Sanggau