Ketua Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat, Mulyadi mengatakan peringatan milad ke 42 tahun Lembaga Pendidikan Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat ini sebagai moment refleksi peningkatan kualitas peserta didik dan pendidik.

Home > Daerah > Landak

Pemkab Landak Antisipasi Masuknya COVID-19 Varian Omicron

13 Jan 2022, 21:45 WIB
Bupati Landka Karolin melakukan sosialisasi prokes di Desa Sungai Segak dan Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, Kamis (13/1/2022). (Ant)

EDUKASIBORNEO, LANDAK - Pemerintah Kabupaten Landak telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi masuknya COVID-19 varian Omicron, antara lain mengoptimalkan vaksinasi dan menguatkan sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan. 

"Untuk mengantisipasi masuknya Omicron kita sudah melakukan beberapa langkah antisipasi bersama sejumlah pihak terkait. Selain memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19, kami juga turun ke desa -desa untuk menyosialisasikan penerapan prokes kepada masyarakat," kata Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Ngabang, Kamis 13 Januari 2022.

Pada kunjungan untuk memantau vaksinasi di Desa Sungai Segak dan Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, ia juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kepatuhan terhadap prokes dalam aktivitas sehari-hari guna mencegah penularan virus itu.

Baca Juga : Diskes Landak Buka Gerai Vaksinasi COVID-19 di Disdukcapil

Selain itu, mengajarkan kepada masyarakat tentang cara mencuci tangan dengan tahapan yang benar serta mengingatkan mereka menjaga diri sendiri dan keluarga agar tidak terkena COVID-19.

"Jadi yang pertama cuci tangan itu ambil sabun pada air mengalir kemudian digosok telapak tangannya, setelah itu punggung tangan, jari jempol, lalu buku-buku jari dari telunjuk hingga jari kelingking, dan langkah terakhir ujung-ujung kuku, baru dicuci lagi dengan air. Jadi ada lima langkah cuci tangan," katanya.

Bupati Karolin juga mengingatkan para ibu untuk mengajak anak dan suami melaksanakan vaksinasi.

Ia menjelaskan jika ada anggota keluarga sakit maka para ibu yang akan bertanggung jawab dalam mengurusnya.

Baca Juga : Bupati Karolin Kenalkan Jagung Sebagai Makanan Pendamping Beras di Tingkat Nasional

"Kalau kita sayang sama keluarga ingatkan mereka jika keluar rumah harus menggunakan masker dan jangan lupa disuruh datang vaksin, supaya kita semua sehat. Ibu-ibu kalau anak atau ayahnya sakit pasti kita para ibu yang repot," katanya.

Dia menjelaskan bahwa vaksinasi COVID-19 wujud tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat dari COVID-19.

Namun masyarakat juga harus terus menerapkan protokol kesehatan dan melakukan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi dalam kehidupan sehari-hari.

"Pesan saya COVID-19 belum selesai sehingga kita tetap menjaga kesehatan karena bagaimanapun yang paling penting itu menjaga diri sendiri dengan menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan. Oleh karena itu, kita jaga kesehatan untuk keluarga dengan melaksanakan vaksinasi dan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena ini semua dilakukan pemerintah hanya untuk menjaga kesehatan masyarakat," katanya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara