Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Kolom Opini

Pencari Kerja Harus Siap Hadapi Era Full Digital, Adi Supriadi Sebut Beberapa Pekerjaan Hilang Pada 2030

17 Jul 2022, 17:02 WIB
Ilustrasi Era Digital.(ebc/freepik)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Profesional Life Coach, Adi Supriadi mengatakan kepada Komunitas Binaannya Generasi Milenial Indonesia (GMI) bahwa apapun yang terjadi Generasi Milenial harus siap menghadapi era full digital di tahun 2030.

Seringkali disampaikan pada Webinar Wawasan Digital Prenuer memperkirakan pada 2030.

Aktivitas di Indonesia sudah mencapai 85 persen sampai 90 persen Digital. Karena kondisi tersebut karir di beberapa pekerjaan yang melibatkan unsur manusia akan mati.

Jadi milenial tidak lagi melirik pekerjaan ini melainkan mencoba hal-hal yang berkaitan dengan digital.  

Tak dapat dipungkiri kehadiran teknologi memang memiliki andil yang sangat besar dalam mempermudah aktivitas manusia.

Coach Addie sapaan akrabnya, kedepan beberapa pekerjaan yang kemunginkan tidak lagi menggunakan manusia, tetapi sudah menggunakan teknologi digital pada 2030.

“Selama ini kita banyak kampanye tranformasi usaha dari offline menjadi online atau digital, perlu dikampanyekan juga atau disampaikan kepada generasi Milenial dan Generasi Z saat ini bahwa bukan saja usaha melainkan karir dan pekerjaan akan bertransformasi ke Digital,” ungkap Direktur Eksekutif Asosasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI) Kepada media, Jum'at, 8 Juli 2022.

“Pekerjaan yang kemungkinan besar akan diganti dengan robot adalah barista, karena sudah banyak penemuan teknologi robot untuk mengocek jenis kopi yang dibutuhkan oleh pelanggan, pekerjaan sejenis adalah chef dan koki,” tambahnya.

Baca Juga : Negara Cabut Subsidi Minyak Goreng, Pengamat Masalah Sosial Sebut Jokowi Gagal Melawan Mafia Minyak Goreng


Pekerjaan kedua yang akan hilang dan yang berkarir dipekerjaan ini akan mati, yaitu entry data atau tenaga administrasi.

Sejatinya, membuat surat, mengarsipkan surat sudah bisa dilakukan robot karena bisa dibuatkan sistemnya.

Addie mengungkapkan bahwa, di masa berikutnya pekerjaan yang akan hilang adalah driver, karena saat inipun sudah banyak kendaraan di negara maju menggunakan driver robot, cukup menggunakan sistem digital, dipadu dengan robot serta Aplikasi Map.

Maka mobil bisa menyetir dirinya sendiri untuk mengantarkan penumpang, bahkan kendaraan tersebut bisa membaca lampu lalu lintas dan bisa memarkir sendiri.

Pekerjaan lainnya yang akan hilang dan akan digantikan dengan teknologi digital adalah bidang pertanian, peternakan dan pengembangbiakan ikan, udang dan lain-lain.

Saat ini saja di Indonesia sudah banyak star up yang bergerak dibidang tambak dengan sistem digital, kapan memberi makan, kapan panen sudah terjadwal dengan digital.

Bahkan uniknya orang yang menggeluti dunia digital seperti konten kreator, sosial media manajemen pun secara otomatis akan digantikan oleh digital atau robot.

Jadi, semua semakin berubah. jika generasi milenial dan generasi Z ingin berkompetisi dimulai tahun 2030 mendatang.

Perlu dipersiapkan skill khusus yang berkaitan dengan era digital dan era robot, atau kembali ke desa-desa yang semuanya masih serba tradisional dan manual agar bisa membangun desa dengan kemampuan digital.

“Intinya, masih ada kurang lebih 8 tahun dari sekarang untuk mempersiapkan diri, Selamat mempersiapkan skill-skill khusus di era Digital dan Robot tersebut” pungkasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : *
Sumber : Edukasi Borneo