Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar Tabliq Akbar dalam Rangka Memperingati dan Memeriahkan Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah pada yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir dan Shalawat Darul Murtadha.

Home > Edukasi

Perdana, IKIP PGRI Pontianak Luluskan 22 Mahasiswa Tanpa Skripsi

30 Jun 2022, 14:27 WIB
Dokumentasi peserta desiminasi IKIP-PGRI Pontianak beserta para dosen peneliti yang memayungi penelitian setiap mahasiswa perjurusan bersama Rektor IKIP-PGRI Pontianak pada Selasa, 28 Juni 2022 kemarin di Aula Hadari Nawawi Rektorat IKIP-PGRI Pontianak.(Ist)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - IKIP PGRI Pontianak per juli 2021 lalu menduduki urutan ketiga tingkat nasional diantara perguruan tinggi PGRI lainnya, kali ini membuat terobosan dengan tidak mewajibkan mahasiswa melaporkan penelitian dalam bentuk skripsi.

Mahasiswa/mahasiswi IKIP PGRI Pontianak kini memiliki alternatif jika ingin lulus selain melaporkan penelitian dalam bentuk skripsi dapat pula melalui desiminasi.

LPPM IKIP PGRI Pontianak perdana menggelar Desiminasi dan meluluskan 22 mahasiswa tanpa skripsi. 

Desiminasi itu dilaksanakan pada Selasa, 28 Juni 2022 kemarin. Desiminasi adalah forum ilmiah dan mempublikasikan melalui jurnal-jurnal terakreditasi nasional atau internasional.

Dua puluh dua mahasiswa itu berasal dari berbagai program studi diantaranya, dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terdapat 4 orang mahasiswa, yaitu Windy Yunisya Utari, Trianita Avilla, Nindy Debbytha Adystifanny dan Suhartadi.

Program Studi Pendidikan Fisika terdapat 2 mahasiswa yaitu Magdalena Simanjuntak dan Karmila.

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terdapat 2 mahasiswa yaitu Najla Shafa Fadillah dan Magdalena Pitra Yatty.

Program Studi Pendidikan Matematika terdapat 5 mahasiswa yaitu Aisyah, Wiwit, Medlyn Claudyasuka Patari, Jeni stefvia dan Saidati.

Program studi Bimbingan Konseling terdapat 2 mahasiswa yaitu Ayu Siti Andini dan Modestus Deovany.

Program studi Pendidikan Sejarah terdapat 2 mahasiswa yaitu Melly Sulastri dan C. Sri Hartaty. S.

Program studi Pendidikan Geografi terdapat 5 mahasiswa yaitu Francista, Ayu Rianingsih, Florensia Rentia, Holifah Nurfitri dan Nurul Ramdhania.

Mahasiswa-mahasiswa tersebut terbagi kedalam empat kelompok penelitian kolaborasi bersama dosen, yang dibiayai oleh LPDP melalui skema Riset Inovatif Produktif (RISPO).

Baca Juga : Najla Syafa dan Magdalena Pitra Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Pontianak Lulus Tanpa Skrispi

Dalam kesempatan yang sama, Rektor IKIP PGRI Pontianak, Muhamad Firdaus menjelaskan bahwa, pada 2021/2022 ada 4 proposal dosen IKIP yang memperoleh pendanaan penelitian LPDP.

“Ya pada tahun 2021/2022 ini ada 4 proposal dosen IKIP yang memperoleh pendanaan penelitian LPDP. Dengan ketua kelompok Dedi Irwan, Ajun Purwanto, Syarifah Fadillah, dan Sandie,” terangnya.

“Total pembiayaan keempat penelitian tersebut mencapai tiga ratus juta rupiah,” imbuhnya.

Ia pun menyampaikan harapannya terkait kebijakan, kurikulum dan program yang dijalankan oleh civitas akademika yang bertumpu pada bagaimana inovasi bersama 10 program studi yang ada di IKIP-PGRI Pontianak.

“Alhamdulillah desiminasi pertama ini berjalan sukses dan sesuai perencanaan. Saya berharap adanya pengembangan kebijakan dan kurikulum agar program ini bisa diberlakukan dengan skala yang lebih besar di IKIP PGRI Pontianak,” tuturnya.

“Terobosan untuk memecah kebuntuan bagi mereka yang menganggap penulisan skripsi sebagai sebuah momok yang menakutkan,” sebutnya.

Ia menegaskan bahwa bagi calon mahasiswa tidak perlu ragu dan takut untuk kuliah di IKIP-PGRI Pontianak.

“Para calon mahasiswa tidak perlu ragu dan takut untuk kuliah di IKIP PGRI Pontianak, karena selain diberikan pelayanan prima nan berkualitas, juga diberikan alternatif untuk menyelesaikan kuliah tanpa skripsi,” tegasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Edukasi Borneo