Thursday, 22/04 18:57:03
Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia meluncurkan buku digital berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2020.

Home > Metropolis

Pontianak Miliki Lima Kampung Tangguh Cegah Penyebaran COVID-19

25 Feb 2021, 14:16 WIB
Wakil Wali Kota Pontianak, Kalbar, Bahasan di Pontianak, Kamis (24/2/2021) menyatakan saat ini Pontianak sudah memiliki lima kampung tangguh dalam penanganan dan pencegahan pandemi COVID-19 di kota itu. (Ant)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat menyatakan saat ini memiliki lima kampung tangguh dalam penanganan dan pencegahan pandemi COVID-19 , kata Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan.

"Lima kampung tangguh itu, masing-masing tersebar di enam kecamatan yang ada di Kota Pontianak, khusus Kecamatan Tenggara dan Selatan miliki satu kampung tangguh dalam penanganan dan pencegahan pandemi COVID-19," kata Bahasan saat membuka pelatihan kader kampung tangguh di Pontianak, Kamis 25 Februari 2021.

Dia menjelaskan, pihaknya juga menyambut baik dan mendukung pembentukan kampung tangguh hingga di tingkat RT dan RW.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Minta Gabungan Organisasi Wanita Tingkatkan Peran

"Tujuan dibentuknya kampung tangguh ini sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan masyarakat," ujarnya.

Konsep kampung tangguh sama halnya dengan kampung sehat, yakni mendorong masyarakat untuk berinisiatif mengatasi masalah secara mandiri dalam menghadapi pandemi yang disebabkan oleh virus corona.

Bahasan menyebut hingga kini sudah terbentuk lima kampung tangguh di Kota Pontianak.

"Jumlah ini akan diperluas lagi supaya semakin banyak kampung tangguh yang ada di Kota Pontianak hingga ke tingkat RT dan RW," katanya.

Dijelaskannya, ada tiga aspek kehidupan dalam kampung tangguh, yakni kesehatan, ekonomis sosial dan keamanan. Ketiga aspek itu sebagai landasan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Terbentuknya kampung tangguh hingga ke tingkat RT dan RW, maka bisa terdeteksi jumlah orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di suatu kawasan, sehingga titik-titik wilayah tersebut bisa dipetakan kategori zona masing-masing," katanya.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Fokus Tata Kawasan Wisata Tugu Khatulistiwa

Ia menambahkan pandemi yang tengah dihadapi saat ini, harus dibarengi dengan memperkokoh semangat gotong royong untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, dengan melestarikan kearifan lokal dalam menjalani kehidupan normal baru untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tersebut.

"Yang tak kalah pentingnya adalah selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aspek kehidupan, yakni selalu menggunakan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun, dan jaga jarak aman," ujarnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara