Ketua Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat, Mulyadi mengatakan peringatan milad ke 42 tahun Lembaga Pendidikan Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat ini sebagai moment refleksi peningkatan kualitas peserta didik dan pendidik.

Home > Nasional

Presiden Jokowi Ingatkan Seluruh Kepala Daerah Percepat Vaksinasi COVID 19

26 Oct 2021, 13:18 WIB
Presiden RI, Joko Widodo.(Ant)

EDUKASIBORNEO, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo mengingatkan seluruh kepala daerah untuk mempercepat vaksinasi COVID-19 agar kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan perekonomian dapat pulih dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Perlu saya ingatkan untuk daerah-daerah yang vaksinasinya masih rendah, masih di bawah 50 persen agar dikejar untuk bisa mencapai di atas 50 persen pada bulan November 2021," ujar Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 25 Oktober 2021, sebagaimana siaran pers Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa 26 Oktober 2021.

Percepatan vaksinasi COVID-19 juga diperlukan agar target vakinsasi nasional sebesar 70 persen dari jumlah penduduk di akhir 2021 dapat tercapai sehingga mendorong terciptanya kekebalan komunal (herd immunity).

Hingga Senin 25 Oktober 2021, Presiden mengungkapkan bahwa, penyuntikan vaksin COVID-19 di Indonesia telah mencapai 182 juta dosis, yaitu 54 persen dosis pertama dan 32 persen dosis kedua.

"Bisa mencapai di atas 70 persen di akhir Desember, akhir tahun, karena ini penting sekali dalam kita menjaga, melindungi rakyat kita dari terpaparnya COVID-19, dan juga yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Menurut Satuan Tugas Penanganan COVID-19, hingga data terakhir pada hari Senin 25 Oktober 2021 vaksinasi COVID-19 dosis pertama telah dilakukan kepada 113.424.379 orang, vaksinasi dosis kedua telah dilakukan kepada 68.264.009 orang, vaksinasi dosis ketiga telah dilakukan kepada 1.107.424 orang.

Untuk menjaga agar kasus COVID-19 tak kembali melonjak, Presiden meminta para kepala daerah berhati-hati dan mewaspadai kenaikan kasus sekecil apa pun di daerahnya.

"Meskipun kecil merangkak naik, tetap harus diwaspadai. Artinya apa? Kenaikan itu ada meskipun kecil. Oleh sebab itu, saya minta gubernur, pangdam, kapolda mengingatkan kepada bupati, wali kota, kepada kapolres dan juga dandim, danrem agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memperkuat tracing atau pelacakan dan testing atau pengujian, dan juga tes betul-betul kontak eratnya dengan siapa," pungkasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara