Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Edukasi

Rapor Pendidikan Indonesia : Laporan Hasil Asesmen Nasional

22 Sep 2022, 14:38 WIB
Ilustrasi Rapor Pendidikan.(Ist)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi secara resmi telah merilis Rapor Pendidikan sebagai salah bentuk upaya evaluasi kualitas pelaksanaan pendidikan di Indonesia.

Seperti yang telah diketahui, Kemendikbud Ristek telah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sebagai suatu program penilaian mutu pelaksanaan pembelajaran untuk sekolah, madrasah, hingga program kesetaraan pada jenjang bersangkutan.

Mutu atau kualitas pelaksanaan pembelajaran di sekolah ini didasarkan pada hasil belajar siswa yang meliputi literasi, numerasi, dan penilaian karakter.

Asesmen Nasional juga dilakukan hanya pada jenjang sekolah dasar dan menengah saja, tidak untuk sekolah anak usia dini atau mahasiswa di jenjang perguruan tinggi.

Demikian karena Kurikulum Merdeka mantap disiapkan pada jenjang terkait.

Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer tidak untuk menentukan kelulusan siswa, sekalipun di­-klaim sebagai pengganti Ujian Nasional.

ANBK ini diberikan kepada peserta didik pada kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh pemerintah dan bukan merupakan tingkat akhir dari jenjang satuan pendidikan bersangkutan.

Hasil dari ANBK ini kemudian ditampilkan dalam Rapor Pendidikan Indonesia sebagai bahan acuan dalam identifikasi masalah, refleksi akar permasalahan, lalu membenahi kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Dikatakan bahwa ada dua jenis Rapor Indonesia, yaitu Rapor Satuan Pendidikan dan Rapor Pendidikan Daerah.

Keduanya jelas berbeda karena berbeda jenis, cakupan, hingga bahan evaluasinya.

Rapor Satuan Pendidikan menampilkan indikator sekaligus hasil mutu pendidikan di sekolah masing-masing, sedangkan Rapor Pendidikan Daerah menampilkan indikator kualitas pelaksanaan pendidikan di daerah bersangkutan.

Baca Juga : Cara Mudah Menyusun Artikel Ilmiah Menggunakan PKG dan PTK


Cara Akses Rapor oleh Masyarakat

Meskipun Rapor Pendidikan ditujukan untuk sekolah dan daerah, namun masyarakat juga dapat mengakses kualitas pendidikan yang sudah dinilai.

Hal itu dilakukan Kemendikbud Ristek untuk mengatakan bahwa transparansi data dijadikan sebagai bentuk untuk mengajak masyarakat turut melihat, mengawal, dan berinovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan bersama-sama.

Masyarakat dapat mengakases Rapor pada laman PUSMENDIK KEMENDIKBUD

Sedangkan, untuk satuan pendidikan dan Pemda dapat mengakses melalui RAPOR PENDIDIKAN

Perlu dipahami bahwa ada dua aspek utama yang dinilai yaitu literasi dan numerasi. Keduanya merupakan prinsip fundamental dan esensial pada Kurikulum Merdeka yang sedang diimplementasikan.

Literasi merupakan kemampuan peserta didik dalam memahami, mempergunakan, mengevaluasi, hingga merefleksikan berbagai teks untuk penyelesaian masalah dan pengembangan kapasitas individu untuk berkontribusi produktif dalam masyarakat. 

Sedangkan, numerasi artinya kemampuan peserta didik untuk berpikir menggunakan konsep, prosedurm, fakta, hingga alat matematika untuk penyelesaian masalah sehari-hari.  

Perlu dicatat bahwa dalam mengakses Rapor Pendidikan yang dimaksud, masyarakat perlu memiliki akun pembelajaran atau akun dengan akhiran belajar.id

Sehingga, hanya tenaga pendidik, operator sekolah, pejabat dinas atau staff pendidikan saja yang dapat mengakses Rapor yang dimaksud.

Kelebihan Penggunaan Platform Rapor di Sekolah Maupun Daerah

Pada Buku Saku Rapor Pendidikan Indonesia, disebutkan beberapa keuntungan menggunakan platform ini, yaitu:

Dijadikan sebagai dasar analisis, perencanaan hingga tindak lanjut mutu atau kualitas pelaksanaan pendidikan

Satu-satunya platform untuk melihat hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer pada tahun bersangkutan

Parameter yang jelas untuk mengukur mutu dan pemerataan hasil belajar siswa berdasarkan output yang diisi

Instrumen penilaian meyeluruh baik secara internal maupun eksternal

Sumber data yang objektif dan andal lagi transparan, karena laporan disampaikan secara otomatis dan terintegrasi

Data yang disajikan terpusat, sehingga tidak perlu mengakses aplikasi atau platform lainnya dan memudahkan proses administrasi.

Proses penyampaiannya, platform ini diakses secara umum tidak untuk membandingkan sekolah satu dengan yang lainnya, namun dijadikan sebagai jalan untuk proses analisis dan perbaikan kualitas belajar yang merata di Indonesia.

Demikian informasi mengenai Rapor Pendidikan Indonesia. Semoga bermanfaat.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Edukasi Borneo