Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar Tabliq Akbar dalam Rangka Memperingati dan Memeriahkan Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah pada yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir dan Shalawat Darul Murtadha.

Home > News

Sekda Kalbar Bersama Wali Kota Pontianak Meninjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Selama Bulan Ramadhan 1443 H

24 Apr 2022, 20:12 WIB
Sekda Provinsi Kalbar, Harisson bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama satuan tim meninjau pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada Sabtu, 23 April 2022.(Ist/Adpim Kalbar)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama satuan tim meninjau pelaksanaan Vaksinasi COVID-19.

Vaksinasi COVID-19 itu diselenggarakan mulai 5 April 2022 hingga Senin, 30 April 2022 di 4 warung kopi dan cafe di Jalan Hijas, Pontianak, Sabtu malam 23 April 2022.

Hadir dalam peninjauan langsung itu, Dandim 1207/Pontianak, Letkol Arh Hendra Roza, Satgas Tangkal COVID-19 Kodim 1207/Pontianak, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, dan Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat

Sebagai pelaksana kegiatan, Dandim 1207/Ptk menjelaskan bahwa pada Sabtu, 23 April 2022 menjadi puncak kegiatan yang diselenggarakan di CW Cafe, Warkop Utama Rasa, Toko Obor, dan pelataran parkir Restoran Gajahmada. 

Letkol Hendra juga berharap masyarakat sudah mendapatkan vaksin booster sebelum libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah demi mencegah varian baru COVID-19 serta melindungi keluarga dan masyarakat.

“Pelaksanaan vaksinasi juga tetap dilaksanakan di tempat-tempat keramaian hingga tanggal 30 April 2022, seperti GAIA Mall, Ayani Mega Mall, pasar-pasar tradisional, termasuk di wilayah Kubu Raya. Selain kegiatan vaksinasi, para Babinsa dan Babinkamtibmas juga mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat melalui penyuluhan dan door-to-door agar capaian vaksinasi booster meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak sangat mendukung kegiatan vaksinasi di 4 titik tersebut agar masyarakat lebih mudah mengakses. 

“Kita ingin mengejar target vaksin hingga 100%, termasuk vaksinasi lansia yang hingga saat ini belum mencapai 70 persen. Pemkot Pontianak sangat mengapresiasi kinerja TNI/Polri yang terus berupaya mengajak warga agar mau divaksin. Capaian vaksinasi dosis satu di Kota Pontianak sudah 94,7 persen, dosis kedua 83 persen, vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun baru 46 persen, sedangkan vaksinasi lansia baru mencapai 54,7 persen. Kami terus berupaya untuk bisa mencapai target yang ditetapkan,” terangnya.

Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya vaksinasi serta kasus aktif harian yang rendah menjadi faktor penyebab kurangnya keinginan masyarakat untuk divaksin. Pemerintah Kota Pontianak sudah melakukan berbagai cara untuk menarik minat masyarakat, diantaranya sosialisasi, pasar murah, dan pembagian bahan pokok. 

Pada kesempatan yang sama, Sekda Provinsi Kalbar memaparkan bahwa, capaian vaksinasi COVID-19 di Kalimantan Barat hingga 22 April 2022, yakni dosis pertama 87,68  persen, dosis kedua 68,31 persen, dan dosis ketiga atau booster baru mencapai 8,76 persen, sedangkan target minimal capaian vaksinasi yang ditetapkan pemerintah pusat adalah 70 persen. 

“Jika melihat kecenderungan tahun-tahun sebelumnya, kasus aktif COVID-19 selalu meningkat setelah libur panjang. Untuk itu, pemerintah bersama TNI/Polri terus menggalakan vaksinasi dosis tiga supaya pasca libur panjang Idul Fitri nanti kasus akan tetap turun. Saya ucapkan terima kasih kepada TNI/Polri dan Wali Kota Pontianak yang terus berusaha meningkatkan cakupan vaksinasi di Kota Pontianak maupun di Kalimantan Barat," tuturnya.

Selain itu, untuk menghadapi arus mudik dan agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Vaksinasi juga merupakan hal paling penting saat ini, sebab efektivitas vaksin akan menurun dalam jangka 6 bulan.

Horisson meminta masyarakat yang sudah 6 bulan mendapatkan vaksinasi dosis 1 atau dosis 2 untuk segera mendapatkan vaksin lanjutan supaya kasus COVID-19 di masa libur panjang tetap stabil dan turun. 

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Adpim Kalbar