Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > Kolom Guru

Strategi Layanan Bimbingan Konseling dalam Merdeka Belajar

07 Jun 2022, 12:34 WIB
Ilustrasi Layanan Bimbingan Konseling.(Ebc/Freepik)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi meluncurkan Kurikulum Merdeka yang diaktualisasikan dalam kebijakan Merdeka Belajar.

Hal yang harus kita pahami bersama, dengan diterapkannya kurikulum ini di sekolah yaitu guru memiliki keleluasaan untuk memilih perangkat ajar. Sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat dari peserta didik.

Begitupun dengan guru bimbingan konseling, yang memiliki peranan penting dalam mengarahkan minat bakat perserta didik, turut sertanya dinanti untuk menyukseskan implementasi kurikulum tersebut.

Sayangnya pada kurikulum merdeka ini, guru bimbingan konseling tidak mendapatkan jam pembelajaran di dalam kelas, hal ini sesuai pernyataan yang dituliskan pada pedoman Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum merdeka.

Dalam poin tanya jawab nomer 31 dituliskan bahwa tidak ada jam pelajaran khusus Bimbingan Konseling di kelas.

Sementara itu, untuk penelusuran minat dan bakat peserta didik, guru bimbingan konseling dituntut untuk tetap memimpin proses tersebut melalui bekerja sama dengan wali kelas atau guru lain serta berdiskusi dengan peserta didik dan orang tua atau wali yang waktu pelaksanaannya ditetapkan berdasarkan kesepatakan.

Baca Juga : Rendahnya Minat Literasi dan Tips Mengatasinya


Guru Bimbingan Konseling saat ini diharapkan bisa mengembangkan jenis layanan tersebut, sehingga terwujud layanan bimbingan dan konseling yang lebih dekat, komunikatif dan inovatif terutama pada pembelajaran di Kurikulum Merdeka.

Layanan itu harus tetap mengedepankan asas kode etik bimbingan dan konseling. Lalu apa yang bisa dilakukan guru bimbingan konseling jika jam pelajaran khusus bimbingan konseling ditiadakan selama kurikulum tersebut diterapkan?

Berikut beberapa inovasi layanan bimbingan konseling yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan konseling, antara lain :

1. Guru bimbingan konseling dapat memanfaatkan grup whatsapp atau telegram dengan siswa.

Diharapkan dengan aktifnya grup tersebut guru dapat memantau keaktifan, minat dan bakat siswa meski tidak bertatap muka langsung dalam kelas.

2. Guru bimbingan konseling hendaknya memanfaatkan media sosial bimbingan konseling dengan akun atas nama bimbingan konseling.

Dengan adanya akun bimbingan konseling seperti Instagram atau Facebook yang langsung terhubung dengan guru bimbingan konseling, siswa akan merasa tetap dekat dengan guru dimanapun meski tidak ada tatap muka di kelas.

Baca Juga : Rusia Negeri Yang Memiliki Efek Deteren Yang Menggetarkan

3. Pemanfaatan Google Form digunakan saat guru bimbingan konseling melakukan survei. Survei yang dimaksud tentunya berkaitan dengan data yang dibutuhkan guru bimbingan konseling dalam yang memahami kebutuhan, pilihan minat, serta kondisi siswa.

Pilihan survei menggunakan google form mudah dilakukan, hasil survei juga bisa langsung terhubung dengan akun bimbingan konseling sehingga guru dapat mengakses kebutuhan data sewaktu-waktu jika membutuhkan.

Pilihan metode survei lain juga bisa dipilih disesuaikan dengan kebutuhan data guru bimbingan konseling.

4. Pemanfaatan aplikasi tes minat bakat, tes kepribadian, tes gaya belajar yang ada di playstore. Inilah cara tersimpel dan sangat disenangi oleh siswa, mengingat tugas perkembangan mereka yang masih gecar-gencarnya untuk mencari jati dirinya.

Dari beberapa contoh diatas, dapat disimpulkan bahwa adanya inovasi dalam bimbingan konseling memberikan angin segar bagi guru bimbingan konseling untuk memberikan layanan yang menyenangkan dan berorientasi pada siswa.

Meskipun ada perubahan dalam kurikulum merdeka terkait jam khusus bimbingan dan konseling, tidak menutup jalan bagi guru untuk tetap melaksanakan pendampingan pada siswa disesuaikan dengan inovasi yang dibutuhkan.

Dengan demikian, guru bimbingan konseling dapat ikut serta menyukseskan program merdeka belajar sesuai dengan ranah kinerjanya. 

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Heri Siswoko, S.Pd (Guru Bimbingan Konseling SMP Negeri 1 Bontang)
Sumber : Edukasi Borneo