Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > News

Syarat Terbaru Penumpang Pesawat Penerbangan Dalam Negeri Seluruh Maskapai

03 Sep 2022, 07:34 WIB
Pesawat Terbang. Saat ini pelaku perjalan domestik tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen dan dapat melakukan perjalanan dalam negeri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat tetapi wajib booster. (Frepik)

EDUKASI BORNEO – Pemerintah mengupdate syarat terbaru bagi pelaku perjalanan dalam negeri.

Berdasarkan Surat Edaran Satgas No. 24 tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Setiap pelaku perjalanan Udara yang berusia 18 tahun ke atas wajib mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Saat ini pelaku perjalan domestik tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen dan dapat melakukan perjalanan dalam negeri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga : Pendaftaran Guru Penggerak Angkatan 8, 9 dan 10 Telah Dibuka Hingga 30 September 2022

 

Wajib Booster bagi pelaku pejalanan tersebut mulai diberlakukan seluruh maskapai yang melayani rute penerbangan di seluruh wilayah Indonesia.

Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nur Isnin mengatakan pemberlakuan aturan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) tanpa tes RT-PCR dan antigen, asalkan sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga (booster) efektif mulai berlaku pada Senin 29 Agustus 2022.

Hingga hari Sabtu 3 September 2022, aturan pelaku perjalanan dalam negeri seluruh moda transportasi wajib mendapatkan vaksin booster.

PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan sebagai berikut:

1. Bagi usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster).

2. Bagi Warga Negara Asing, berasal dari perjalanan luar negeri dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

3. Bagi anak usia 6-17 tahun wajib telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

4. Bagi anak usia 6-17 tahun yang berasal dari perjalanan luar negeri dikecualikan dari kewajiban vaksinasi.

5. Anak usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19.

6. Bagi yang tidak dapat vaksinasi karena kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi, dikecualikan terhadap syarat vaksinasi, tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

PPDN tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen dan dapat melakukan perjalanan dalam negeri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (*)

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Edukasi Borneo