Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > News

Terkendala Sarpras dan Jaringan Internet Masih Banyak Sekolah di Kalbar Tak Maksimal Ikuti ANBK

12 Oct 2021, 21:49 WIB
Tim dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kemendikbud Ristek meninjau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021 di SMP Negeri 1 Kota Madiun, Jatim, Rabu 6 Oktober 2021.(Ant)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK - Ketua Asesmen Nasional (AN) Kalimantan Barat, Mujiono mengatakan dalam pelaksanaan Asesmen Nasional di Kalbar, masih banyak sekolah yang tidak bisa maksimal melaksanakannya karena terkendala infrastruktur dan sarana ang kurang memadai.

"Karena itu, tidak semua sekolah mengikuti asesmen yang digelar sebagai pengganti Ujian Nasional. Kondisinya disebabkan infrastruktur yang belum memadai, seperti listrik dan internet yang belum masuk," ujarnya di Pontianak, Selasa 12 Oktober 2021.

Saat ini masih berlangsung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk jenjang pendidikan SMP dan MTs. Sementara untuk SMA maupun SMK, pelaksanaannya sudah selesai, sedangkan untuk SD akan digelar November mendatang.

Dirinya mengungkapkan bahwa, masih banyak sekolah yang belum lengkap sarana dan prasarananya, seperti komputer dan dukungan internet, bisa menumpang di sekolah terdekat yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

Baca Juga : TERBARU, 2 Atlet Cabor Tarung Derajat Asal Kalbar Raih Medali Emas di PON Papua

Sementara itu, ada sekolah yang sudah memiliki kelengkapan fasilitas tapi tidak didukung dengan sinyal internet yang memadai.

"Terkadang jika dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan jika menumpang ke sekolah terdekat lebih besar, sehingga solusi bagi mereka asesmen dilakukan di bukit," terangnya.

Meski demikian, Mujiono memastikan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi. Hanya saja, dibutuhkan waktu jika untuk memenuhi kebutuhan internet.

"Seperti itu kondisi di Kalbar, masih banyak daerah yang sinyalnya belum memadai. Akan tidak efektif jika menumpang sehingga melakukan upaya-upaya lain, apalagi sekolah memiliki laptop tapi terkendala masalah sinyal internet," tuturnya.

Dirinya berharap Kementerian Pendidikan bisa mendengar persoalan ini dan masih ada daerah yang kondisinya lebih parah.

Baca Juga : KEJATI Kalbar Klarifikasi Pengaduan Standar Medis 12 Unit Ambulans Infeksius COVID 19 yang Ditengarai Bermasalah

Dia memastikan akan ada evaluasi terhadap kendala yang dihadapi saat berjalannya ANBK. Termasuk pada wilayah yang tidak memiliki jaringan internet.

"Menjadi bahan evaluasi kami untuk kemudian menyampaikan bahwa daerah-daerah terluar kendalanya jaringan internet yang jelek. Harapannya ke depan asesmen tidak ada hambatan," ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan perjuangan guru dan siswa SMPN 07 Satap Menukung, di Desa Laman Mumbung, Kecamatan Menukung yang sedang mengikuti asesmen.

Dia mengapresiasi semangat guru dan siswa karena harus naik ke bukit untuk mendapatkan sinyal internet agar tetap bisa melaksanakan asesmen nasional.

"Kami memberikan apresiasi, tapi sebelumnya sudah kami sampaikan, sekolah yang terkendala sarana dan prasarana untuk mengikuti asesmen bisa menumpang di sekolah terdekat," pungkasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara