Materi PKn SMA Kelas 10 Semester Ganjil Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Home > Ketapang

Wabup Ketapang Menyerahkan SK dan SPK PPPK Guru Tahap 2 ke 445 Tenaga Pendidik

19 Jul 2022, 08:00 WIB
Bupati Ketapang, Martin Rantan Saat memimpin Apek (Ist/Prokopim Ketapang) menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan Surat Perjanjian Kerja (SPK) PPPK Guru Tahap II kepada 455 tenaga pendidik formasi tahun 2021.

EDUKASIBORNEO, KETAPANG - Bupati Ketapang, Martin Rantan bersama Wakil Bupati Ketapang, Farhan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan Surat Perjanjian Kerja (SPK) PPPK Guru Tahap II kepada 455 tenaga pendidik formasi tahun 2021.

Martin Rantan memimpin apel gabungan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, pada Senin, 18 Juli 2022 di Halaman Kantor Bupati Ketapang.

Ia mengingatkan bahwa, pengangkatan sebagai PPPK Guru pada pada hakekatnya merupakan kesanggupan untuk siap mengabdikan diri kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di Pemerintah Kabupaten Ketapang.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang telah membuka formasi tahun 2021 khusus PPPK Guru sebanyak 3.304 formasi, berdasarkan data yang ada dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bahwa formasi PPPK Guru Kabupaten Ketapang merupakan formasi terbanyak se-Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada Guru Kontrak atau Honorer yang telah mengabdikan diri dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk menjadi ASN PPPK.

“Ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang telah berupaya dengan sungguh-sungguh untuk mencarikan solusi  terbaik dalam penyelamatan Guru Kontrak atau Honorer,” tuturnya.

Baca Juga : Pemda Ketapang Lakukan Koordinasi dengan Perusahaan Tangani Rencana Perbaikan Jalan, Jembatan Pelang dan Batu Tajam


Ia menilai kesempatan itu belum dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Guru Kontrak atau Honorer.

“Dari 3.304 formasi yang disediakan jumlah pelamar sebanyak 2.132 orang, adapun yang lulus seleksi administrasi sebanyak 1.806, dan yang dapat diangkat sebagai PPPK Guru formasi tahun 2021 sebanyak 914 orang,” terangnya.

Bupati Ketapang, Martin Rantan Saat Memimpin Apel Penyerahan SK dan SPK Guru PPPK Tahap 2.

Wakil Bupati Ketapang, Farhan saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan Surat Perjanjian Kerja (SPK) PPPK Guru Tahap II kepada salah satu dari 455 tenaga pendidik formasi tahun 2021.


Martin Rantan menegaskan, agar ASN di Pemerintahan Kabupaten Ketapang bisa meningkatkan kinerja dan kedisiplinan yang merupakan bagian dari budaya kerja dan perlunya diterapkan sepuluh budaya malu ASN yaitu:

1. Malu jika terlambat masuk kerja

2. Malu jika tidak masuk kerja

3. Malu jika pulang kantor sebelum waktunya

4. Malu jika bekerja tanpa pertanggung jawaban

5. Malu jika tidak jujur dalam bekerja

6. Malu jika sering minta ijin tidak masuk kerja

7. Malu jika pekerjaan terbengkalai

8. Malu jika tidak ikut apel atau upacara

9. Malu jika berpakaian seragam tidak rapi dan tanpa atribut lengkap

10. Malu jika bekerja tanpa program.

“Saya mengingatkan kembali bahwa saudara diangkat sebagai PPPK, dengan masa tugas selama 5 tahun dan dapat diperpanjang apabila memenuhi syarat, dan setiap tahunnya akan dilakukan evaluasi kinerja sebagai bahan pertimbangan diperpanjang atau tidaknya Perjanjian Kerja (PK) saudara,” pungkasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Annisa Januarsi
Sumber : Edukasi Borneo