Kajian tentang dunia politik memang selalu menawarkan hal menarik untuk dibahas, dianalisis, atau diamati dari berbagai sudut pandang.

Home > News

Wagub Kalbar Sebut Indikator Prosentase Penduduk Miskin di Kabupaten Landak Lebih Baik Dari Sebelumnya

23 Mar 2022, 14:33 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan saat menghadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Landak Tahun 2023 di Aula Kantor Bupati Kabupaten Landak, Selasa 22 Maret 2022. (Kalbarprov)

EDUKASIBORNEO, LANDAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyampaikan bahwa Indikator Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Landak dinilai lebih baik dengan persentase sebesar 10,99 persen dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran 11,12 persen.

"Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Landak sangat baik, yakni sebesar 10,99 persen, dibandingkan dengan angka kemiskinan Provinsi Kalimantan Barat sebesar 7,15 persen. Berbagai upaya pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak," ungkapnya saat menghadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Landak Tahun 2023 di Aula Kantor Bupati Kabupaten Landak, Selasa 22 Maret 2022.

Wagub mengatakan capaian keberhasilan menekan angka kemiskinan tidak lepas dari kerjasama berbagai pihak. Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) harus terus mensinergikan berbagai program penanggulangan kemiskinan yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, namun juga dilakukan berbagai lembaga non profit.

Baca Juga : Gubernur Sutarmidji Pinta Seluruh Kepala OPD Pemprov Kalbar Pahami Data Analytic

"Perusahaan berpartisipasi melalui program CSR dan Kelompok Organisasi Masyarakat. Kemudian, perbaikan data penduduk miskin by name by address harus dilakukan agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah tepat sasaran dengan menyasar kelompok-kelompok rumah tangga yang memang harus menerima bantuan tersebut," jelasnya.

Dia mengatakan untuk Indikator Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Landak menunjukkan nilai yang cukup baik.

"Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Landak tumbuh 4,89 persen jika dibandingkan dengan kondisi tahun sebelumnya yang terkontraksi sebesar -0,67 persen akibat Pademi COVID-19. Kemudian, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Landak menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya,” paparnya.

Baca Juga : Gubernur Kalbar Sebut Infrastruktur Kota Pontianak Hampir Tuntas

Di tahun 2021, TPT Kabupaten Landak menunjukkan angka sebesar 3,22 persen, menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,38 persen, dan lebih baik dari TPT Provinsi yang sebesar 5,28 persen.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Landak Tahun 2021 sebesar 66,21 poin berada dibawah capaian Provinsi Kalimantan Barat sebesar 67,90 poin.

"Kita menyadari bahwa kualitas pembangunan manusia di Kalbar masih cukup rendah dilihat dari dimensi pendidikan, dimensi kesehatan, maupun dimensi standar hidup layak. Sehingga, fokus kedepan terhadap penanganan ketiga dimensi tersebut menjadi bagian dari prioritas pembangunan di Provinsi Kalbar pada tahun 2023," harapnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Yayuk
Sumber : Kalbarprov