Tuesday, 30/11 04:10:01
Satuan Latihan Mujahidin Pontianak raih juara umum Kejurda Tarung Derajat Kalbar 2021 yang dilaksanakan secara langsung sejak Kamis, 25 November 2021 hingga Minggu, 28 November 2021.

Home > Daerah > Sintang

Warga Kelurahan Ulak Jaya Sintang Buat Dapur Umum dan Gelar Doa Tolak Bala

22 Nov 2021, 10:11 WIB
Warga melaksanakan doa tolak bala di tempat pengungsian di RT 5 RW 2 Kelurahan Ulak Jaya, Sintang Kalimantan Barat, Minggu (21/11/2021). (Ant)

EDUKASIBORNEO, SINTANG - Warga korban banjir di RT05 RW02 Kelurahan Ulak Jaya Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, membuat dapur umum secara swadaya dan menggelar doa tolak bala di lokasi pengungsian.

"Beginilah kondisi kami mengadakan dapur umum secara swadaya, kami mendapatkan bantuan dari donatur dan pemerintah daerah, yang kami butuhkan sekarang ini obat-obatan, karena banjir berangsur surut," kata Ketua RT 05 Wahyu Hidayat kepada ANTARA di Sintang Kalbar, Minggu 21 November 2021.

Wahyu menyampaikan bahwa obat-obatan dibutuhkan mengingat debit air semakin menurun, persiapan untuk anak-anak dikhawatirkan air tidak bersih.

Baca Juga : Duka Banjir Sintang, Air Belum Sepenuhnya Surut Hingga Kini

Untuk sementara masyarakat belum 100 persen pindah ke rumah, paling 50 persen masih ada juga yang membersihkan rumah.

Menurut dia, selain obat-obatan, yang dibutuhkan juga sekarang ini yaitu air bersih dan elpiji.

Untuk pasokan air bersih ada juga dari PDAM dan terkadang ambil dari air sungai Kapuas. Sedangkan, untuk gas elpiji belum ada, dari Pertamina nantinya dua minggu sekali di tempatkan di jembatan dengan harga 16.500 per tabung elpiji 3 kg.

Baca Juga : Menteri PUPR Siap Lakukan Rekayasa Tangani Banjir Besar di Sintang

"Listrik sudah dua hari ini menyala, sebelumnya kami pakai genset secara swadaya," ucapnya.

Wahyu menjelaskan bahwa warga terdampak banjir di RT05 sekitar 50 persen dari 71 kepala keluarga dan menghadapi banjir warga setempat secara bergotong royong penuh rasa kekeluargaan.

"Warga yang tidak terdampak banjir turut serta gotong royong, rasa kekeluargaan kami masih terjaga," jelasnya.

Tags :
Share Berita : twitter edukasi borneo facebook edukasi borneo whatsapp edukasi borneo
Penulis : Tim Redaksi
Sumber : Antara